Kapal Pengekspor Ikan Terbakar di Senayang

1330
Pesona Indonesia
Kapal pengekspor ikan terbakar habis di Pelabuhan Desa Rejai, Kecamata Senayang. foto:wijaya satria/batampos
Kapal pengekspor ikan terbakar habis di Pelabuhan Desa Rejai, Kecamata Senayang. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Kapal pengangkut ikan ekspor bernama Mekar Jaya GT 29 terbakar di Pelabuhan Desa Rejai, Kecamata Senayang, Selasa (4/6) 20.30 WIB. Walau tak ada korban jiwa, namun kapal kayu itu tidak dapat diselamatkan, hanya bersisa kerangka.

Menurut Kapolres Lingga AKBP Muji Supriyadi, kejadian bermula ketika kapal bersandar di pelabuhan Desa Rejai untuk perbaikan. Namun diperkirakan terjadi kerusakan yang tidak terduga sehingga kebocoran selang bahan bakar mengakibatkan kebakaran yang tidak dapat dihindarkan lagi.

Selanjutnya untuk pengamanan, kapal pengangkut ikan ekspor tersebut ditarik ke tengah laut dengan tujuan agar api tidak merambat ke pelabuhan dan kapal lainnya yang bersandar.

“Kejadian tidak memakan korban jiwa. Kerugian diperkirakan hingga Rp 300 juta,” ujar Muji, Minggu (5/6) pagi.

Muji juga memastikan kejadian tersebut murni kesalahan teknis mesin kapal dan tidak ada kaitan dengan kejadian sebelumnya, yakni penyanderaan kapal jaring sotong di Desa Penaah belum lama ini. Sedangkan masalah perizinan, Muji memastikan, kapal tersebut lengkap.

Menurut warga sekitar, kapal tersebut biasa beroperasi mengangkut ikan untuk diekspor ke Singapura dalam kurun waktu seminggu sekali. Rute kapal tersebut dari perairan Rejai, Tajur Biru dan langsung ke Belakangpadang untuk proses ekpor ke Singapura.

“Kapal itu biasa beroperasi di sini, tapi tak tau ada apa tiba-tiba kapal itu terbakar,” kata salah seorang warga.

Informasi yang didapat wartawan koran ini dilapangan, kapal Mekar Jaya milik salah seorang pengusaha yang bertempat tinggal di Batam dan bekerja sama dengan pengusaha yang tinggal di Pasirpanjang. Mereka mengurus izin ekspor di Belakangpadang. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar