Mengharukan, Rossi-Marquez Berdamai Usai Luis Salom Tewas

1147
Pesona Indonesia
Valentino Rossi menjabat tangan Marc Marquez usai balapan di Sirkuit Catalunya. Foto: crash.net
Valentino Rossi menjabat tangan Marc Marquez usai balapan di Sirkuit Catalunya. Foto: crash.net

batampos.co.id – Berseteru sejak insiden MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang tahun lalu, hubungan Valentino Rossi dan Marc Marquez tidak pernah harmonis lagi. Bahkan, kedua raider yang dulunya saling puji berubah jadi benci dan jadi musuh.

Namun, kematian pebalap Moto2, Luis Salom, pada latihan bebas kedua di Sirkuit Catalunya, Jumat (3/6/2016) menyadarkan kedua pebalap bahwa permusuhan itu tidak memberikan manfaat apa-apa.

Selain itu, semua pebalap berpotensi mengalami nasib seperti Luis Salom. Jika kematian sudah menjemput sementara masih meninggalkan permusuhan, maka penyesalan menjadi tidak ada artinya.

Nah, itulah yang menyadarkan Rossi dan Marquez, meski belum dengan Lorenzo. Kematian Luis Salom meninggalkan duka mendalam di antara para pembalap MotoGP.

Rossi, usai memenangi balapan MotoGP Catalunya dengan finis di depan Marquez, langsung menghampiri Marquez dan menjabat tangannya.

Kejadian seperti itu nyaris tak pernah terlihat sejak insiden di Sepang. Bahkan, di setiap perjumpaan, Rossi nyaris tak pernah melihat atau bahkan melirik Marquez.

“Ketika hal ini (insiden tewasnya Salom) terjadi, hal lain menjadi tidak penting. Sangat kecil artinya. Jadi, saya berpikir ini momen yang tepat untuk melakukannya (berdamai dengan Marquez),” ujarnya seperti dilansir Crash.net.

“Ini olahraga hebat. Gairah kami. Juga sangat berbahaya. Jadi saya berpikir, kebiasan normal, perasaan normal, dengan pembalap lain akan sangat membantu,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah hasil perlombaan di Sirkuit Catalunya akan memperbaiki hubungannya dengan Marquez, Rossi dengan lantang menjawab: “Ya!”

Hal senada juga diakui Marquez. Titik balik dirasakan sejak momen mengheningkan cipta dilakukan demi mengenang mendiang Salom menjelang balapan. Setelah itu, Marquez merasakan adanya susasana kekeluargaan lagi di antara para pembalap.

“Ini adalah akhir pekan yang sangat sulit dan menyedihkan bagi MotoGP. Tapi pada akhirnya, pada hari Minggu, yang saya suka adalah adanya suasana keluarga lagi di MotoGP. Ketika kami bersama di grid (untuk mengheningkan cipta semenit) dan cara semua pembalap mendedikasikan lomba mereka untuk Luis (Salom),” papar Marquez.

“Di tribun, semua orang mendukung semua pembalap. Penuh hormat, karena kami semua mengambil banyak risiko. Hal lain yang bagi saya penting adalah berjabat tangan lagi dengan Valentino. Saya senang dengan hal ini,” pungkas pembalap asal Spanyol itu. (ira/JPG)

Respon Anda?

komentar