Tercecer Saat Balapan, Gagal Finish karena Ditabrak, Lorenzo Marah Besar

1674
Pesona Indonesia
Iannone dan Lorenzo saat terlibat kecelakaan di MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2016) malam WIB. Foto: motorsport
Iannone dan Lorenzo saat terlibat kecelakaan di MotoGP Catalunya, Spanyol, Minggu (5/6/2016) malam WIB. Foto: motorsport

batampos.co.id – Melesat bak anak panah saat start, raider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, punya asa besar untuk menjuarai MotoGP Catalunya, Minggu (5/6/2016) malam WIB.

Namun ternyata, fakta menunjukkan kalau ia akhirnya dilewati oleh Rossi, Marquez, Pedrosa, dan Vinales.

Puncaknya, Lorenzo terpental dari tunggangannya saat duel dengan raider Ducati, Andrea Iannone.

Kecelakaan keduanya ini tepatnya pada lap ke-16. Iannone yang bermaksud menyalip Lorenzo, malah menabrak motornya dari belakang.

Pascakecelakaan itu, Lorenzo marah besar. Bahkan, dia menolak jabat tangan dari Iannone yang sudah meminta maaf.

“Yang membuat saya kesal, bahwa Iannone tak mengatakan maaf. Dia tak mengerti bahwa itu adalah kesalahannya. Dia membuat terlalu banyak kesalahan yang menyebabkan kecelakaan, tetapi orang lain yang terkena risikonya,” ucap Lorenzo dikutip Gazzetta.

Lorenzo melanjutkan, “Anda semua memang dapat membuat kesalahan, tetapi setidaknya meminta maaf. Beda dengan Iannone yang hanya bertanya, ‘apa yang terjadi dengan motor Anda?’ Ini buruk.”

Kecelakaan itu tak membuat Lorenzo mengalami cidera serius. Namun, dia sempat khawatir akan ada masalah saat di tempat kejadian.

“Saya terlempar ke tanah. Saya takut (kecelakaan itu) akan bisa memayahkan panggul atau tulang selangka saya,” kata dia.

Sebagai hukuman atas kecelakaan itu, Iannone akan memulai balapan berikutnya di Belanda dari belakang. (ies/JPG)

Respon Anda?

komentar