Indonesia Jadi Negara Elite Wisata Halal Dunia

imagesbatampos.co.id – Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia berhasil menempati peringkat kedua sebagai Tujuan Wisata Traveler Muslim Ramadan.

Peringkat ersebut dirilis dan dikeluarkan The MasterCard-CrescentRating Ramadan Travel Report.

MasterCard dan CrescentRating menyatakan jumlah wisatawan beberapa negara meningkat karena naiknya jumlah umat muslim yang melakukan perjalanan selama bulan puasa.

Dalam periode Juni hingga Februari, selama 15 tahun mendatang, berbagai destinasi wisata dunia diprediksi menjadi daya tarik para wisatawan Muslim.

Hal ini disampaikan dalam hasil penelitian perdana MasterCard-CrescentRating Ramadan Travel Report 2016. “Umat muslim yang bepergian di bulan Ramadan menjadi sebuah tren yang berkembang,” kata CEO CrescentRating & HalalTrip Fazal Bahardeen, melalui keterangan resminya, pada 1 Juli 2016.

Berikut daftar 10 besar destinasi favorit traveler untuk libur Ramadan 2016 menurut CrescentRating: Malaysia, Indonesia, Singapura, Turki, Brunei Darussalam, Afrika Selatan, Maladewa, Uni Emirat Arab, Iran, dan Oman.

“Alhamdulillah berkah Ramadhan, kado lebaran, Indonesia secara meyakinkan masuk pada jajaran elit wisata halal dunia. Sesungguhnya kemenangan itu direncanakan,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Sejak arahan pada Tim Percepatan, Wonderful Indonesia berpartisipasi di semua event Halal Tourism dan Mainstream Tourism. Misalnya saja dengan partisipasi aktif di Global Islamic Economy Summit 2013, the 1st OIC International Forum on Islamic Tourism Jakarta 2014, World Halal Travel Summit 2015, World Halal Travel Award 2015, ATM Dubai, 2nd Halal Tourism Conference, Konya, Turkey dan terakhir di the 1st UAE-China Islamic Economy Conference di Beijing.

Event terakhir terlaksana atas inisiatif Program One Belt-One Road Presiden China Xi Jin Ping. “Yang merekreasi Jalur Sutra di mana Indonesia yang diundang mewakili Halal Tourism Industry, tidak ada Malaysia di sana,” kata Arief Yahya.

Ketua Tim Percepatan Wisata Halal Indonesia Riyanto Sofyan mengatakan di OIC Islamic Cooperation of Tourism Ministers Forum, Indonesia sudah menjadi pemimpin, dan justru bukan Malaysia.

“Kita pun sudah meng-host World Islamic Economy Forum melalui Kementerian Keuangan tanggal 2-4 Agustus ini di JCC,” ujarnya.

Melihat potensi di atas, Indonesia berpeluang menjadi juara dalam wisata halal. Indonesia, kata Riyanto, hanya perlu memoles sedikit, standardisasi, sertifikasi, fokus, branding dan promosi sesuai arahan Menteri Pariwisata.

Riyanto menyebut dunia sekarang mengetahui bagaimana hebatnya Halal Tourism Indonesia yang sudah menjadi legacy dan tinggal dikemas, branding dan mempromosikannya ke dunia.

“Insya Allah, Indonesia atas dukungan dan arahan Bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya, akan menjadi ranking nomor 1 di 2017 untuk Halal Tourism Destination Dunia,” ujarnya. (inf)


 

Respon Anda?

komentar