Kapal Rp 25,9 Miliar Terancam Berkarat

1820
Pesona Indonesia
MV Lintas Kepri saat peresmian tahun lalu. foto:jailani/batampos
MV Lintas Kepri saat peresmian tahun lalu. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – MV Lintas Kepri, kapal cepat milik Pemprov Kepri terancam berkarat jika tidak segeara dioperasikan. Pasalnya, kapal produksi PT Palindo Batam tersebut hampir habis masa pemeliharaanya.

“Saat ini, masih dalam masa pemeliharaan. Karenakan sesuai kontrak ada waktu enam bulan untuk pemeliharaan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Muramis menjawab pertanyaan wartawan di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang belum lama ini.

Seperti diketahui, MV Lintas Kepri senilai Rp 25,9 telah selesai dikerjaan PT Palindo Batam selaku kontraktor sejak Desember 2015 lalu. Artinya, jika masa pemeliharaannya enam bulan, maka akan berakhir pada bulan ini.

Ditempat terpisah, Kepala Bidang Perhubungan Laut, Dinas Perhubungan Kepri, Aziz Kasim Djou mengatakan, menyiasati hal ini, pihaknya sudah membuat laporan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Diakuinya, belum beroperasinya, MV Lintas Kepri lebih disebabkan defisitnya anggaran Pemprov Kepri.

Disebutkannya, rencana awal adalah dengan menggunakan sistem subsidi, tetapi Gubernur tidak berkenan dengan itu. Sekarang pihaknya tengah membuat kajian-kajian, apakah langsung di kelola oleh Badan Usaha Pelabuhan (BUP) atau melalui pihak ketiga.

“Rencananya besok (hari ini, red), kami akan membahasa persoalan ini dengan Badan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BKKAD) Kepri,” ungkap Aziz, kemarin.

Diakuinya, sudah banyak tuntutan masyarakat yang meminta kapal cepat tersebut bisa disegera dioperasikan. Masih kata Aziz, masyarakat juga berharap kapal tersebut sudah dioperasikan untuk arus mudik lebaran nanti.

“Kami berusaha supaya kapal ini cepat dioperasikan. Sehingga memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah,” tutupnya.

Seperti diketahui, kapal kelas Very Important Person (VIP) tersebut dibuat berbahan almunium yang dikerjakan secara teliti dan diawali oleh PT. Mulia Artalokasi (MA) selaku Manajemen Konstruksi MK). Disebutkannya juga, kapasitas kapal mirip M. Oceana itu adalah 158 penumpang dengan panjang 35,60 meter. Sedangkan lebarnya adalah 5,60 meter, dengan berat 129 gross ton (GT). (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar