Koper Penumpang Pesawat Lion Air Dibobol, Oleh-Oleh Raib

1214
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Penumpang Pesawat Lion Air, Rahmat Hidayat, 27, kecewa dengan jasa ataupun pelayanan yang diberikan pihak maskapai yang ditumpanginya. Karena satu unit koper miliknya yang dititipkan dibagasi pesawat dibobol oleh orang tak bertanggungjawab.

“Setiba di rumah, saya langsung terkejut melihat kondisi resleting koper rusak seperti dibongkar paksa. Ketika dicek, sebagian isinya sudah raib digasak maling,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (6/6).

Diceritakannya, saat itu ia berangkat dari Cengkareng, Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara Raja Haji Fisabililah, Tanjungpinang pada pukul 08.20 WIB dengan nomor penerbangan Lion Air JT 0620 pada tanggal 28 Mei 2016. Kopernya yang berisikan barang oleh-oleh dan beberapa dokumen dititipkan di dalam bagasi pesawat.

Setibanya di Bandara RHF Tanjungpinang, lanjutnya, ia tak menyadari kalau koper yang dititipkan dalam bagasi pesawat sudah dibobol orang. Namun sesampainya di rumah, ia terkejut melihat kopernya dalam kondisi rusak. Ketika dicek, sebagian oleh-oleh untuk lebaran yang dibawanya sudah raib dan dokumennya sudah berserakan seperti diacak-acak.

“Saat berangkat dari Jakarta, kondisi koper dalam keadaan terkunci dengan gembok. Bahkan saat hendak dimasukan ke dalam bagasi pesawat posisi gembok pada resleting koper berada di kiri bawah. Namun saat hendak diambil sudah dalam keadaan rusak dan posisinyapun sudah berubah,” katanya.

Diharapkannya, walaupun ia tidak mengalami kerugian besar atas kejadian tersebut, pihak maskapai penerbangan Lion Air bisa mengevaluasi kinerja para karyawannya. Sehingga kedepannya kejadian serupa tidak akan terjadi kembali.

“Kalau begini terus, maskapai itu sendiri yang rusak namanya dan pastinya banyak penumpang yang takut menumpanginya,” harapnya.

Sementara, Petugas Customer Service Bandara RHF, Rudi mengatakan penumpang yang mengalami kehilangan barang bisa menanyakan hal itu kepada Manager Lion Air, Handoko.

“Karena barang milik penumpang hilang dalam bagasi pesawat Lion Air, masalah ini bisa ditanyakan langsung dengan Pak Handoko selaku managernya. Namun Pak Handoko sedang tidak berada di tempat, jadi hubungi saja langsung mas,” katanya.

Ketika awak media hendak mengkonfirmasi kepada Manager Lion Air, Handoko ponselnya tak aktif. Bahkan pesan singkat yang dikirim tak kunjung diresponnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar