Lebaran, Jembatan Dompak Belum Bisa Digunakan

980
Pesona Indonesia
Pekerja menyelesaikan salah satu sisi jembatan Dompak, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos
Pekerja menyelesaikan salah satu sisi jembatan Dompak, belum lama ini. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Jembatan I Dompak masih belum bisa dilintasi pada lebaran idul fitri tahun ini. Pasalnya, pihak kontraktor jembatan tersebut, PT Wijaya Karya belum bisa merampungkan pekerjaanya sesuai dengan waktu yang diminta.

“Kalau untuk lebaran Idul Fitri nanti masih belum bisa dilintasi. Kami perhitungkan, baru bisa dilewati pada bulan September mendatang,” ujar Pelaksana Teknis Kegiatan (PTTK) Jembatan I Dompak, Rodi Antari, Senin (6/6).

Lebih lanjut, Kepala Seksi Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri tersebut juga mengatakan, melihat progres pekerjaan sekarang yang sudah diatas 92 persen, tidak memungkinkan kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan tambahan waktu yang diminta.

“Ini diluar prediksi, karena waktu pekerjaan kontraktor tersita membongkar bagian yang rusak. Yakni hampir dua bulan lebih,” jelasnya.

Masih kata Rodi, sudah ada ancang-ancang dari pihak kontraktor untuk mengajukan penambahan waktu lagi. Tentunya, untuk kesiapan pekerjaannya akan dipertimbangkan. Tapi yang jelas, kata Rodi, ada dua pekerjaan yang tinggal diselesaikan oleh kontraktor.

“Yang pertama menyelesaikan bagian yang rusak. Dan yang kedua adalah menggesa pekerjaan bentang busur. Saat ini, bentangan pertama sudah selesai pengecoran, sedangkan bentangan kedua masih dalam proses pekerjaan. Sementara untuk bentangan utama, masih menunggu penyambungan dibagian yang ambruk,” papar Rodi.

Ditegaskan Rodi, untuk pekerjaan penyambungan dibagian yang rusak terus digesa. Apalagi shooring sudah terpasang. Karena tidak lagi menggunakan sistem traveler lagi. Dikatakannya juga, saat ini pekerjaan juga sering diganggu oleh alam.

“Beberapa hari ini, Tanjungpinang dilanda hujan. Meskipun demikian, kontraktor tetap mengejar deviasi progresnya. Pekerjaan tetap berlangsung sampai tengah malam. Kami terus mengawasi, karena tidak ingin ada masalah lagi,” tegas Rodi.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta Kontraktor Jembatan I Dompak, PT Wijaya Karya untuk terus menggesa penyelesaikan pekerjaanya. Menurut Nurdin, kehadiran jembatan tersebut akan memberikan faedah bagi kesejahteraan masyarakat.

“Tentu banyak hal yang kita harapkan dari penyelesaian jembatan tersebut. Pertama adalah untuk rentang kendali ke Pusat Pemerintahan Provinsi Kepri. Kemudian percepatan pembangunan di wilayah Dompak. Tentu ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di sana,” ujar Nurdin.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar