Pengajuan Remisi Kini Bisa Lewat Online

693
Lapas kelas II A Barelang Batam. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos
Lapas kelas II A Barelang Batam. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos.co.id – Pengajuan remisi lewat online mulai diujicobakan. Proses pengurangan masa tahanan itu bisa dipantau masyarakat, sehingga tidak ada praktik kongkalikong. Pada Agustus mendatang sistem online itu akan resmi diluncurkan.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) I Wayan Kusmiantha Dusak menyatakan, sistem online dalam pengajuan remisi sudah mulai dilaksanakan di beberapa lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Terutama di lapas-lapas besar,” terang dia saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Senin (6/6/2016).

Yaitu, lapas di Medan dan Jakarta. Menurut dia, sistem online itu masih dalam tahap ujicoba, belum sepenuhnya dilaksanakan. Rencananya, lanjut Dusak, sistem itu baru akan dilaksanakan secara resmi pada Agustus mendatang. Sekarang pihaknya masih mempersiapkan jaringan information technology (IT).

Sebenarnya, pada April lalu sistem itu akan dilaksanakan. Tapi, masih ada kendala rajingan, sehingga belum bisa dilaksanakan. Menurut ia, belum semua daerah mempunyai jaringan IT yang bagus. Ada daerah yang terpencil yang sarana prasarana masih minim. Misalnya, ram komputer masih kurang. Hal itu yang sekarang berupaya dilengkapi, sehingga program remisi online bisa dilaksanakan.

Paling tidak, papar dia, pada Agustus mendatang lapas di kota-kota besar sudah siap melaksanakan sistem online. Selanjutnya, lapas di kota kecil akan menyusul. Kedepannya, semua lapas sudah bisa mengajukan remisi untuk napi napi lewat online. Saat ini, kata Dusak, pihaknya berusaha untuk melaksanakan program yang dicanangkan Menteri Kemenkumham Yasonna Laoly.

Sistem online dilaksanakan agar pemberian remisi berlangsung transparan. Tidak ada permainan dalam pemberian potongan masa tahanan itu.  Masyarakat, terutama keluarga napi bisa memantau siapa saja yang mendapatkan remisi. Berapa tahun napi tersebut mendapatkan potongan masa tahanan. “Kalau alasan kenapa diberi remisi tidak dicantumkan,” ungkapnya.

Menurut Dusak, pengajuan remisi bergantung pada penilaian napi selama berada di lapas. Jika napi tidak melakukan pelanggaran, maka mereka mempunyai pelaung mendapat remisi. Namun, jika mereka melakukan pelanggaran, remisi tidak akan diajukan.

“Penilaian sangat menentukan pemberian remisi,” papar dia. (jpgrup)

Respon Anda?

komentar