PNS Lebih Lambat Masuk Kerja, Pulang Lebih Cepat

700
Pesona Indonesia
Reni Yusneli
Reni Yusneli

batampos.co.id – Hari pertama kerja di bulan suci Ramadan sudah dilewati Senin (6/6) kemarin. Tidak ada alasan bagi seluruh aparatur sipil negara di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Kepri untuk bermalas-malasan dan bahkan menurunkan semangat kerjanya sebagai abdi negara.

“Karena kan sudah dikurangi jam kerjanya. Lebih lambat masuknya dan lebih cepat pulangnya,” kata Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Reni Yusneli, kemarin.

Pengurangan jam kerja tersebut, sambung Reni, sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB). Sesuai surat aturan tersebut, pengurangan jam kerja ini dilakukan guna tetap menjaga efektivitas, efisiensi, serta produktivitas para pegawai pemerintahan dalam bekerja dan melayani selama bulan suci Ramadan.

Reni mengimbau, pengurangan jam kerja yang jadi keringanan ini juga semestinya diimbangi dengan kepiawaian pegawai membagi waktu. Sehingga tidak ada curi-curi waktu kerja sekadar untuk mempersiapkan santapan berbuka puasa di rumah.

“Saya pikir dengan pulang jam tiga sore, masih bisa untuk ibu-ibu masak hidangan buka puasa di rumah,” kata mantan Asisten I Pemprov Kepri ini.

Sebagaimana yang diterakan dalam Surat Edaran Menpan-RB, disebutkan bahwasanya instansi pemerintahan yang memberlakukan lima hari kerja masuk dari pukul delapan pagi hingga tiga sore. Sementara yang enam hari kerja jam masuknya masih sama tapi sudah bisa meninggalkan kantor pada pukul dua siang. Dengan begitu, total jam kerja PNS di bulan Ramadan setiap minggunya hanya 32 jam 30 menit, yang pada hari biasa jam kerja dalam seminggu sebanyak 40 jam.

“Pak Gubernur juga sudah buat surat edaran. Pesannya, seluruh pegawai tetap harus beretos kerja dalam melayani. Kerja di bulan puasa kan dihitung juga sebagai ibadah bukan,” pungkas Reni. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar