PNS yang Telat Masuk Kerja Saat Puasa Ada Sanksinya Lho

441
Pesona Indonesia
Ilustrasi PNS. foto:jpnn
Ilustrasi PNS. foto:jpnn

batampos.co.id – Di bulan suci Ramadan ini, Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih tetap berkewajiban masuk lima hari kerja seperti biasa. Hanya saja, jam kerjanya dikurangi satu jam dari jadwal biasa.

Pada hari biasa, PNS mulai masuk kerja pada pukul 07.00 pagi dan pulang pukul 15.00 WIB. Namun selama puasa ini, bisa pulang pada pukul 14.30. WIB

Hal itu menindaklanjuti surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang jadwal jam kerja bulan ramadan tahun 1436 hijriyah, tertanggal 1 Juni 2016.

Surat itu ditujukan pada masing-masing satuan kerja yang meliputi badan, dinas, kantor, bagian, camat serta lurah. Termasuk pula di Kota Blitar untuk melaksanakan pengurangan jam kerja ini kepada setiap karyawannya .

Kepala BKD Kota Blitar, Nyoto mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi bagi PNS yang terlambat masuk kerja karena sudah diberi kesempatan pulang lebih Adapun sanksinya berupa pengurangan uang Tambahan Penghasilan Pegawai. Terlambat satu jam dikurangi Rp 18.000 dan bagi yang tidak masuk kerja akan dikurangi Rp 37.000.

“Diharapkan, bagi abdi negara yang bertugas, rasa lapar atau pun dahaga di bulan suci ramadan, bukan menjadi alasan untuk tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Mengingat para abdi negara ini setiap bulannya juga sudah mendapat kesejahteraan yang cukup memadai dari uang rakyat,” papar Nyoto. (jpnn)

Respon Anda?

komentar