Setiap Bulan Penghuni Penjara Bertambah 1000 Orang

289
Pesona Indonesia
Lapas kelas II A Barelang Batam. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos
Lapas kelas II A Barelang Batam. Foto: Yofi Yuhendri/ Batam Pos

batampos.co.id -Pengajuan remisi lewat online mulai diujicobakan tak hanya mencegah kongkalikong petugas lapas dengan napi, juga salah satu cara untuk mengurangi volume lapas yang semakin overload.

Dalam lapas, para napi mendapat pembinaan. Jika perilakunya baik dan tidak melakukan pelanggaran, maka mereka bisa mendapat remisi.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) I Wayan Kusmiantha Dusak mengibaratkan kondisi lapas seperti jalanan yang macet. Penghuninya bertambah banyak.

“Setiap bulan ada sekitar 1.000 penghuni baru. Petugas lapas pun kuwalahan menangani jumlah napi yang begitu banyak. Ini yang membuat kami pusing,” papar dia.

Bagaimana rencana Kemenkumham yang akan menggandeng TNI dalam pengamanan lapas? Dusak menyatakan, yang sekarang menjadi pertanyaan apakah TNI mau menjadi petugas lapas.

Selama ini, mereka bangga jika pensiun sebagai TNI. Menurut dia, TNI pensiun lebih awal, yaitu usia 53 tahun. Setelah itu, mereka bisa menjadi petugas lapas. Mereka tidak perlu lagi mendapatkan pelatihan, karena sudah mempunyai bekal.

Menteri Yasonna yang juga ditemui di Kantor Kemenkopolhukam menambahkan, setiap warga binaan lapas mempunyai hak konstitusional. Hal itu diatur dalam Undang-undang Nomor 12/1995.

Jadi, mereka pun berhak mendapatkan remisi. Pihaknya berkomitmen menjadikan proses remisi semakin transparan. “Jangan anggap mereka tidak mempunyai hak,” kata dia. (lum/jpgrup)

Respon Anda?

komentar