THM di Karimun Buka Lebih Lambat dan Tutup Lebih Cepat

913
Pesona Indonesia
Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Chaidir. foto:sandi/batampos
Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Chaidir. foto:sandi/batampos

batampos.co.id – Jika berdasarkan Perda Nomor 2 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Usaha Kepariwisataan di dalamnya terdapat tentang jam operasional tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karimun, khususnya selama berlangsungnya Ramadan. Namun Polres Karimun menerbitkan peraturan sendiri yang mengatur ulang jadwal buka utup THM selama Ramadan.

”Kita hanya mengatur kembali jadwal buka dan tutup tempat hiburan malam yang ada di wilayah hukum Polres Karimun. Artinya, apa yang sudah ada di dalam Perda kita dukung dan kita tingkatkan lagi. Jika jam operasional THM dalam Perda mulai beroperasi pukul 21.00 WIB, maka kita atur ulang atau diperlambat satu jam. Sehingga, waktu operasioanlnya menjadi pukul 22.00 WIB,” ujar Kabag Ops Polres Karimun, Kompol M Chaidir, Senin (6/6).

Kemudian, katanya, untuk waktu berakhirnya atau tutup THM juga dipercapat. Dari pukul 03.00 WIB menjadi pukjul 02.00 WIB. hal ini tertuang di dalam surat izin keramaian yang diterbitkan oleh Polres Karimun. Kepada pengelola atau pemilik THM harus mematuui ketentuan yang sudah disampaikan. Apalagi, di dalam Perda Nomor 2 tahun 2011 juga mengatur sanksi terhadap THM yang melanggar ketentuan yang berlaku.

Diperlambatnya waktu operasional THM dan dipercepatnya jam tutup, kata Chaidir, memang ada pertimbangannya. ”Diantaranya, jika pada pukul 21.00 WIB kita melihat masih ada pelaksanaan salat sunat taraweh yang belum selesai dillaksanakan di masjid-masjid. Makanya kita mengubah jam operasional THM dimundurkan satu jam. Begitu juga waktu tutupnya dipercepat satu jam. Mengingat pada pukul 03.00 WIB sudah mulai umat muslim yang akan berpuasa melaksanakan sahur,” jelasnya.

Dikatakan Chaidir, pada tahun ini ada satu THM yang tida beroperasi. Pihaknya juga sudah menerima pemberitahuan dari salah satu THM yang menyatakan diri tidak beroperasi selama bulan puasa. Yakni THM Diskotek Bravo. Tidak beroperasinya THM tersebut berdasarkan kepetusan manajemen dan baru beroperasi kembali setelah berakhirnya bulan puasa. Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar tidak ada yang melakukan sweeping tempat ke THM. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar