Aksi Pencurian Marak, Warga Batuaji Pasang Spanduk Peringatan Keras Bagi Maling

1082
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Maling dan pelaku kriminal jalanan masih rawan di Batuaji. Untuk menjaga ketenangan selama bulan puasa ini, warga Batuaji sepakat berperan aktif untuk mengawasi keamanan di lingkungan masing-masing. Jika ada maling atau pelaku kriminal jalanan yang ditangkap, warga pun nekat akan mengambil tindakan tegas sebelum diserahkan ke pihak yang berwajib.

Ketua RW04 di perumahan Genta I, Syahrial Lubis mengatakan, saat ini aksi pencurian di wilayah Batuaji khususnya di kawasan perumahan Genta I masih cukup rawan. Sehingga jauh-jauh sebelum ibadah puasa dimulai, warga sudah mengeluarkan peringatan keras kepada maling agar jangan coba-coba nekat mencuri apapun di dalam komplek perumahan mereka. Sebab jika ketangkap warga sepakat akan langsung membakar maling tersebut jika terbukti mencuri atau membobol rumah.

“Awalnya kami sudah buat spanduk, intai, pastikan itu maling, kejar, tangkap dan bakar. Tapi setelah ada masukan dari Polisi, diubah jadi tangkap dan penjarakan karena warga dilarang main hakim sendiri,” ujarnya, kemarin.

Alhasil sejak spanduk peringatan keras itu dipasang di tiga tempat di kawasan di Genta I itu, pemukiman warga sekitar aman. Padahal sebelumnya, kata Syarial hampir setiap hari rumah ataupun kos-kosan warga di sana didatangi “tamu” tak diundang itu.

“Pembobolan rumah dan kos-kosan hampir terjadi setiap hari. Begitu juga sepeda motor selalu ada yang hilang setiap minggu,” ujarnya.

Sudah puluhan bahkan ratusan laporan pencurian yang disampaikan ke Mapolsek Batuaji, namun para maling sepertinya tak kapok dan bahkan semakin merajalela dengan berbagai modus untuk mengelabui masyarakat sekitarnya.

“Sehingga warga sepakat untuk mengambil tindakan tegas jika ketangkap sebelum diserahkan ke polisi,” ujarnya.

Alhasil semenjak spanduk-spanduk itu dipasang, lingkungan masyarakat setempat mulai sedikit aman dan bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

Selama ini kata Lukman toko masyarakat lainnya di Genta I, patroli dari pihak kepolisian sudah maksimal namun dinilai tidak efektif, sebab maling dan pelaku kriminal jalanan lainnya masih bisa mengelabui petugas kepolisian karena patroli menggunakan mobil polisi yang mudah dikenali dari jarak jauh.

“Patroli sudah cukup, tapi itu tadi namanya maling kalau lihat lampu mobil polisi ya kaburlah sebelum polisi datang,” ujarnya.

Untuk itu warga berharap polisi memiliki terobosan baru untuk mengawasi dan menangkap pelaku pencurian ataupun pelaku kriminal jalanan tersebut. Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah menyambut baik rekasi masyarakat Batuaji untuk sama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

“Itu yang diharapkan polisi. Masyarakat harus bisa jadi polisi bagi diri sendiri,” ujar Andy.

Namun demikian jika ada pelaku kriminal yang ditangkap, warga diharapkan tidak main hakim sendiri dan secepatnya menyerahkan atau memanggil pihak kepolisian terdekat.”Jangan main hakim sendiri, serahkan ke pihak yang berwajib biar diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Andy. (eja)

Respon Anda?

komentar