Anak Buah Terlibat Pembuatan SK Bodong? Wako Batam: Bisa Jadi Ada Oknum

1005
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengakui sudah mendapat laporan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kalau ada banyak honorer di Batam yang mengantongi SK bodong.

Baca juga: Ada 320 Honorer di Batam Kantongi SK Bodong

Ia meminta seluruh dinas dan badan di lingkungan Pemko Batam berhati-hati dengan beredarnya SK honorer bodong ini.

“Saya minta seluruh dinas waspada terhadap SK palsu ini,” kata Rudi di Kantor Wali Kota Batam.

Baca Juga: Satu SK Honorer di Batam Dijual Rp 15 Juta hingga Rp 20 Juta

Untuk melakukan evaluasi terhadap beredarnya SK palsu itu, ia mengumpulkan seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemko Batam. Khususnya dinas yang sempat menerima SK tersebut.

“Saya kumpulkan seluruh SKPD . Kita akan bahas masalah ini agar selesai,” terang Rudi.

Baca juga: SK Bodong Honorer Beredar, Dewan Desak Pemko Batam Lapor Polisi

Menurut dia, tak satupun SK yang baru beredar tersebut dikeluarkan Pemko. Bahkan, ia menjamin SK itu tak dikeluarkan oleh lingkungan Pemko secara resmi.

“Secara resmi tidak ada, tapi kalau pribadi saya tak tahu. Tapi secara resmi saya pastikan tak ada, karena itu perintah saya kepada Sekda dan seluruh SKPD,” sebut Rudi.

Soal tudingan DPRD Batam yang menyebut ada pejabat internal Pemko Batam yang terlibat dalam kasus ini, Rudi tak bisa menampiknya. Bisa jadi, kata dia, ada oknum pejabat yang bermain untuk meraih untung.

“Kalau perorangan, penyidikan kita belum sampai di sana. Kalaupun ada pasti akan langsung kita tindak tegas dan proses hukum,” pungkas Rudi.

Baca Juga: Sudah 80 Pegawai Pemko Batam Melapor Dapat SK Bodong

Ditemui terpisah, Kepala Dinas sosial dan Pemakaman Kota Batam, Raja Kamarulzaman mengatakan hingga saat ini tidak ada lagi oknum honorer bodong yang mendatangi kantornya.

“Terakhir ya yang dua itulah,” kata dia, Selasa (7/6/2016).

Dia menegaskan, semua SK itu sudah dikembalikan ke BKD Kota Batam.

Adanya informasi yang menyebutkan dinas yang di pimpinnya menerima SK bodong paling banyak, menurutnya itu tidak benar. “Isu itu,” tegasnya.

Baca Juga: Anak Buah Terlibat Pembuatan SK Bodong? Wako Batam: Bisa Jadi Ada Oknum

Dalam waktu dekat dirinya juga akan menemui Wali Kota Batam untuk membahas terkait beredarnya SK bodong tersebut. “Biar tidak salah paham dan berita tidak simpang siur,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengaku hanya menerima lima SK bodong dan telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Provinsi.

“Sudah diinfokan, dan provinsi bilang tidak pernah mengeluarkan,” ujarnya. (ceu/she/cr17)

Respon Anda?

komentar