Berdalih Ingin Pulang Kampung, Eko Malah Menjambret

864
Pesona Indonesia
Dua pelaku pencurian dengan kekerasan yakni Eko (21)  dan Sariadi (20) saat diamankan di Polsek Nongsa. Foto: Eggi/ batampos.co.id
Dua pelaku pencurian dengan kekerasan yakni Eko (21) dan Sariadi (20) saat diamankan di Polsek Nongsa. Foto: Eggi/ batampos.co.id

batampos.co.id – Eko (21), salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang diamankan Unit Reskrim Polsek Nongsa, mengungkapkan alasannya melakukan penjambretan karena butuh uang buat pulang ke kampung halamannya.

Eko mengaku saat ini pekerjaannya sebagai penjaga malam atau petugas ronda tidak mencukupi untuk kehidupan sehari-harinya selama ini.

“Butuh duit pak, untuk biaya sehari-hari saya pak,” ungkapnya saat ditemui di Mapolsek Nongsa, Rabu (8/6).

Eko mengungkapkan pendapatan maksimal selama menjadi petugas ronda hanya sebesar Rp 1 juta per bulannya. “Pendapatan saya 1 juta, itu pun terkadang kurang,” akunya.

Diberitakan sebelumnya, Eko melakukan penjambretan hingga menyebabkan korbannya luka-luka. Ia bersama rekannya Suriadi (20), terpaksa dilumpuhkan polisi dengan timah panas, karena berusaha kabur saat ditangkap di teluk mata ikan.

“Pelaku ini berhasil kita amankan setelah melakukan pengepungan di teluk mata ikan. Mereka mencoba lari setelah sebelumnya sempat bersembunyi di dalam hutan bakau,” ungkap Kapolsek Nongsa, Kompol S Dalimunte. (eggi)

Baca juga:

Melawan Polisi Saat Ditangkap, Dua Pelaku Curas Dihadiahi Timah Panas

Respon Anda?

komentar