Masa Pemeliharaan Sudah Berakhir, SPAM akan Dikelola UPTD

640
Pesona Indonesia
Sambungan pipa induk yang ada di Desa Sri Tanjung tampak bocor. Airnya mengalir ke rumah warga yang ada dibagian bawahnya. foto: syahid/batampos
Sambungan pipa induk SPAM yang ada di Desa Sri Tanjung tampak bocor. foto: syahid/batampos

batampos.co.id  – Masa Pemeliharaan proyek Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) sudah berakhir pada Senin (6/6). Artinya saat ini pengelolaan SPAM sudah berada di dinas teknis yakni Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas.

“Masa pemeliharaan sudah selesai kemarin, sekarang jika ada kerusakan teknis dilapangan, maka sudah menjadi tanggungan dinas PU,” ungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Anambas Roni Franata, kepada wartawan Senin (6/6) siang.

Roni, mengatakan, sebagai tahapan awal, untuk mengelola SPAM saat ini pihaknya sudah membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Kemudian ditingkatkan lagi menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Setelah BLUD ini diperkirakan sudah bisa mandiri, kata Roni, maka baru akan dibentuk Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM). “Kalau sudah dibuat tarif, maka akan ada pendapatan sehingga bisa mandiri,” ungkapnya didampingi staffnya Zurizal Zulkifli Silin.

Namun untuk sementara waktu pihknya masih menunggu pimpinan yang saat ini masih berada di luar daerah. Menurutnya setelah pulang akan segera diadakan rapat teknis dengan unsur pimpinan.

Di sisi lain, ada sejumlah warga yang mulai mempertanyakan siapa yang akan mengelola SPAM. Pasalnya hingga saat ini PDAM belum dibentuk di Anambas. “Masa pemeliharaan sudah hampir habis, siapa yang akan mengelola air, kalau PDAM belum dibentuk,” ungkap salah seorang warga Tarempa, Ibra, kemarin.

Menurutnya jika pengelolaan air dilimpahkan kepada pihak kecamatan, maka itu kurang pas karena pihak kecamatan sudah memiliki banyak tugas. “Kita ini mau menampung air hujan, masa tidak ada baknya, itu sama dengan kejadian ini, saat pekerjaan akan diserahkan, belum ada instansi yang mengelola,” ungkapnya lagi. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar