Pembangunan JPO SMPN 3 Telan Dana hingga Rp 1,3 Miliar

578
Pesona Indonesia
Warga saat melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) Tembesi Top 100 Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga saat melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) Tembesi Top 100 Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam akhirnya membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan RE Martadinata, Sekupang, atau depan SMPN 3 Batam. Jembatan akan menghubungkan antara SMPN 3 Batam dengan halte bus trans Batam di Jalan RE Martadinata, Sekupang.

Saat ini pekerjaan tengah dimulai, terlihat beberapa pekerja sedang merapikan beberapa pohon, dan area yang akan digunakan untuk pembangunan jembatan.

“Kita sudah mulai dari beberapa hari yang lalu, dari pemetaan, pemagaran dan pengukuran area yang akan digunakan,” kata Kepala Bidang Darat, Dinas Perhubungan Kota Batam, Rizal Faisal, Selasa (7/6).

Pembangunan JPO direncakan akan selesai selama 180 hari kerja. Jembatan yang memiliki tinggi hingga 6 meter ini juga akan dilengkapi pagar. “Biar aman, terutama bagi pelajar,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk pembangunan JPO, Dishub Batam menghabiskan dana sebesar RP 1,3 miliar yang bersumber dari APBD 2015. Jembatan yang memiliki panjang 44 meter ini diharapkan bisa mempermudah pelajar dan warga yang akan melintas dari SMPN 3 menuju halte bus trans. Seperti diketahui sebelumnya, banyak orangtua murid yang mengeluhkan tentang keselamatan anaknya saat menyeberang di depan SMPN 3 tersebut.

Karyono, 47, mengungkapkan senang dengan dibangunnya JPO tersebut. Dia berharap pembangunan jembatan tidak asal-asalan. Pelajar terkadang membutuhkan waktu lima hingga 10 menit agar bisa menyeberangi jalan.

“Saking ramenya kendaraan yang melintas, ini kan sangat bahaya,” ujar warga Patam Lestari ini. (cr17)

Respon Anda?

komentar