133 Warga Bintan Terima Dana Kompensasi dari PLN

700
Pesona Indonesia
Warga antri menerima dana kompensasi dari PLN. foto:harry/batampos
Warga antri menerima dana kompensasi dari PLN. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Sebanyak 133 warga yang lahannya digunakan untuk pembangunan kabel interkoneksi listrik Batam-Bintan (Babin) di dua kecamatan menerima dana kompensasi dari pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Pembangunan (UIP) II Medan, Selasa (7/6). Penyerahan dana kompensasi itu diserahkan di dua lokasi yang berbeda yakni di Kantor Camat Teluk Sebong diserahakan dana untuk 55 warga dan Kantor Camat Bintan Utara untuk 78 warga Kecamatan Bintan Utara.

Site Refresentatif UIP II Medan, Khairizal mengatakan lahan yang digunakan PT PLN UIP II Medan untuk pembangunan jalur kabel interkoneksi Babin dari Kecamatan Bintan Utara-Teluk Sebong dimiliki 212 warga. Untuk tahap awal, dana komepensasi diberikan kepada 133 warga sedangkan sisanya akan dibayar beberapa hari lagi.

“Ada 212 warga yang berhak dapatkan uang kompensasi. Namun saat ini kita memberikan kepada 133 warga dahulu. Selebihnya akan diberikan secepat mungkin,” ungkap Khairizal di Aula Kantor Camat Teluk Sebong, kemarin.

Dana kompensasi ini tidak hanya diberikan sebagai ganti rugi penggunaan lahan saja. Tetapi jenis tanaman keras yang memiliki ketinggian lebih dari 5 meter juga akan diganti rugi. Hal ini dilakukan karena ketinggian tanaman keras tersebut dapat menganggu kabel interkoneksi.

PT PLN UIP II Medan terus menggesa setiap progres pembangunan kabel listrik interkoneksi Babin. Dimulai dari tahap pembebasan lahan tapak tower hingga pemberian dana kompensasi kepada warga yang lahan maupun bangunannya dilintasi kabel 150 Kilovolt (Kv). Sehingga ditargetkannya, pemasangan kabel serta pendirian tower akan rampung dikerjakan akhir Juli mendatang.

“Sampai saat ini progres kita tak ada hambatan. Jadi kita yakin kalau pembangunan jaringan interkoneksi bisa rampung sesuai jadwalnya,” katanya.

Salah seorang warga yang menerima uang kompensasi, Warni mengaku sangat senang dengan perlakuan baik dari PT PLN. Karena tidak hanya dana ganti rugi lahan saja yang akan didapatkannya melainkan juga pasokan listrik kedepannya akan didapatkannya secara maksimal tanpa ada lagi pemadaman listrik.

“Program ketersediaan listrik yang dilakukan pemerintah merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat. Jadi kita harus mendukung setiap program yang dilakukan pemerintah karena yang merasakannya juga kita,” akunya.

Sementara itu, Camat Teluk Sebong, Bambang Sugianto mengucapkan terima kasih kepada PT PLN dan warganya yang bisa bekerjasama dalam mewujudkan pembangunan kabel listrik interkoneksi Babin ini. Dengan kerjasama ini, diharapkan satu dengan lainnya bisa memahamai dan mengerti hak dan tanggungjawabnya.

“PT PLN bisa melaksanakan tugasnya membangun kabel listrik interkoneksi Babin dengan cepat. Begitu juga warga bisa memperoleh haknya dengan baik. Jadi dengan kerjasama inilah semua persoalan bisa diselesaikan secara bersama juga,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar