Anak Lisa Mau Diberi Nama Siapa Nih, Pak Gubernur?

546
Pesona Indonesia
Gajah Lisa dan bayinya. Foto: Jawa Pos/Riau Pos/ JPNN
Gajah Lisa dan bayinya. Foto: Jawa Pos/Riau Pos/ JPNN

batampos.co.id – Balai Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, kini didatangi penghuni baru. Yaitu seekor anak gajah berbobot 119 kilogram. Bayi gajah itu lahir pada Rabu dini hari (1/6) pukul 03.30 WIB. Dia dilahirkan seekor induk gajah sumatera bernama Lisa berusia, 30.

Hingga 10 Juni, mamalia raksasa yang dilindungi itu akan dijaga dan diawasi secara intensif oleh tim Balai TNTN dan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau serta WWF (World Wide Fund for Nature).

”Hingga saat ini, kondisi anak gajah tersebut sangat sehat. Kondisi induknya, Lisa, juga sehat,” kata Kepala Balai TNTN Kabupaten Pelalawan Darmanto didampingi Humas Balai TNTN Didi Hartoyo kepada Riau Pos (Jawa Pos Group).

Tim dokter hewan BKSDA Riau, ungkapnya, terus memantau kesehatan serta memberikan makanan bervitamin tinggi kepada bayi gajah yang belum memiliki nama itu. Saat dilahirkan, bayi gajah itu memiliki berat 119 kilogram.

Menurut Darmanto, kelahiran gajah berjenis kelamin betina yang merupakan anak ketiga itu berlangsung secara normal dan baik. Sebab, kelahiran ditangani langsung oleh dokter dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

”Tentunya, jumlah gajah jinak bertambah. Yakni, menjadi tujuh ekor di kawasan pelatihan gajah jinak Flying Squad TNTN di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan,” ungkap Darmanto.

Terkait dengan nama anak gajah itu, dia mengungkapkan, akan ditentukan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Setelah itu, nama tersebut akan disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

”Ya, gubernur sebenarnya mau datang untuk memberi nama anak gajah itu pada Jumat (3/6). Tapi, karena ada kesibukan lain, penamaan anak gajah tersebut ditunda,” tutur Darmanto. (jpg)

Respon Anda?

komentar