Aliran Sesat Panjalu Siliwangi Muncul Lagi, Perbolehkan Jamaahnya Berzina

801
Pesona Indonesia
Grafis: Metropolitan.id
Grafis: Metropolitan.id

batampos.co.id – Masyarakat digemparkan dengan munculnya aliran Pajajaran Panjalu Siliwangi di Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ajaran ini dicap sesat karena banyak menyimpang dari ajaran Islam. Salah satunya, aliran ini melarang jamaahnya melaksanakan ibadah puasa dan memperbolehkan jamaahnya melakukan seks bebas.

Mendegar aliran itu bangkit kembali, warga  langs­ung mendatangi kelompok yang dipimpin Agus Su­karna itu, Rabu (8/6/2016). Warga menyeret sang pimpinan ke Kantor Keca­matan Cariu.

”Ratusan warga memenuhi kantor dan meminta Agus dan peng­ikutnya diusir dari Cariu,” kata Camat Cariu, Didin Wahidin, seperti dilansair metropolitan.id (grup batampos.co.id).

Selain melarang pengikutnya puasa, aliran ini disebut-sebut mengubah dua ka­limat syahadat dalam Alquran yang disebut sebagai syahadat Bogor.

Nama Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul diganti dengan nama guru mereka yakni Pangeran Bagja Rosulullah.

”Ajaran ini melarang berpuasa karena ibadah puasa menurut mereka per­buatan yang menyiksa diri dengan tidak makan dan minum,” jelas Didin.

Yang lebih berbahaya, kata Didin, ajaran ini mensahkan berhubungan suami istri dengan pasangan lain sesama pengikut ajaran Pajajaran Panjalu Siliwangi.

“Harus diwaspadai dan jadi penga­wasan kita agar ajaran-ajaran seperti ini tidak bermunculan lagi,” harapnya. (edi/ads/c/er/wan)

Respon Anda?

komentar