Ramadan, Sejumlah Harga Kebutuhan Pokok di Batam Mengalami Kenaikan

576
Pesona Indonesia
Warga saat membeli cabai di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji beberapa waktu lalu.  Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
Warga saat membeli cabai di Pasar Fanindo, Tanjunguncang, Batuaji beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional mengalami kenaikan harga, seperti di pasar Fanindo Batuaji kenaikan harga diketahui sudah terjadi satu minggu sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Seperti harga gula pasir, saat ini masih dijual dengan harga Rp 14,5 ribu per kilogram, sebelumnya harga gula Rp 11,5 ribu perkilogram. Untuk harga minyak sayur dijual dengan harga Rp 9 ribu per liter, sebelumnya harga minyak sayur Rp 8 ribu per liter.

“Kenaikan harga gula pasir sudah terjadi sebelum bulan puasa,” ujar karyawan toko Sembako, Jazuli kepada koran Batam Pos (grup batampos.co.id), Rabu (8/6).

Telur ayam ras, Kata Jazuli, satu papan isi 30 butir dijual Rp 36,5 ribu dari harga Rp 33 ribu. “Untuk kenaikan harga telur sudah terjadi tiga hari sebelum puasa,” ungkap Jazuli.

Jazuli mengatakan, untuk harga beras mengalami penurunan harga sejak satu bulan belakangan ini, seperti beras merek Ajaib dijual Rp 256 per karung isi 25 kilo, sebelumnya dijual di atas Rp 268 per karung. Beras Budak, Lonceng, Horas, juga turun saat ini harganya Rp 256 per karung.

Rica penjual ayam di Pasar Fanindo mengatakan, untuk harga ayam segar Rp 33 ribu per kilogram dari Rp 27 ribu per kilogram, untuk ayam beku tetap 27 ribu per kilogram. Sementara untuk harga daging segar dijual Rp 130 per kilogram, daging beku Rp 80 ribu per kilogram.

Andi Sembiring, pedagang sayur di Pasar Fanindo mengatakan, harga cabai merah dijual Rp 36 ribu per kilogram dari harga Rp 29 ribu per kilogram. Harga bawang merah Rp 30 ribu per kilogram masih harga normal, harga tomat Rp 12 ribu per kilogramnya masih stabil.

“Kenaikan sudah terjadi seminggu sebelum bulan puasa,” kata Andi.

Sementara itu, harga melonjak naik terjadi pada wartel saat ini mencapai harga Rp 33 per kilogram, sebelumnya dijual Rp 22 ribu per kilogram, hal serupa juga terjadi pada harga kacang panjang saat ini Rp 17 ribu per kilogram, dari harga Rp 7 ribu per kilogram. Sayur kangkung dari Rp 3 ribu sampai harga Rp 10 ribu. “Semua barang dari petani lokal,” tutupnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar