Apri : Kursi Wagub Jatah Kader Demokrat

2227
Pesona Indonesia
Surya Makmur Nasution saat mengisi formulir penjaringan bakal calon Wakl Gubernur Kepri di kantor Partai Demokrat, Provinsi Kepri, di Tanjungpinang, Kamis (19/5/2016). Foto: jaylani/batampos
Surya Makmur Nasution saat mengisi formulir penjaringan bakal calon Wakl Gubernur Kepri di kantor Partai Demokrat, Provinsi Kepri, di Tanjungpinang, Kamis (19/5/2016). Foto: jaylani/batampos

batampos.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kepri, Apri Sujadi mengatakan sudah banyak nama elite politik dari partai kolaisi pengusung yang digadang-gadang masuk dalam bursa pencalonan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri. Namun ia menyarankan agar elite partai koalisi yang ikut dapat memahami dan menyadari bahwa sosok pendamping Nurdin Basirun hanya milik kader Partai Demokrat.

“Karena secara etika beliau (Almarhum Sani) merupakan kader Partai Demokrat, jadi jabatan Wagub Kepri sudah sepatutnya menjadi jatah kader partai ini juga. Kita memohon bantuan kawan-kawan dari partai koalisi lainnya untuk memahami situasi ini tanpa harus meninggalkan proses demokrasi,” ujarnya usai menghadiri safari ramadan di Masjid Nurul Iman, Batu 20, Kelurahan Gunung Lengkuas, Rabu (8/6) malam.

Meskipun kursi Wagub Kepri dapat dipastikan menjadi jatah untuk kader Partai Demokrat, lanjutnya, ia belum mengetahui pasti siapa sosok kader dari partainya yang menerima amanah untuk duduk di kursi Kepri dua tersebut. Namun dapat dipastikannya nama kader tersebut muncul setelah menghadiri pertemuan dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam waktu dekat ini.

“Jumat (10/6) saya dan Ketua DPD Demokrat se Indonesia ada pertemuan dengan Pak SBY. Pertemuan itu untuk membahas sosok yang mengisi jabatan Wagub Kepri. Jadi setelah pertemuan saya akan kabari kepada rekan media,” katanya.

Diingatkannya kembali, bahwa partai berlambang mercy ini akan tetap mematuhi segala aturan yang berlaku tanpa menyampingkan proses demokrasi internal partai koalisi dalam menentukan sosok Wagub Kepri. Karena setiap partai memiliki mekanisme yang berbeda dalam melakukan penjaringan, baik dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Namun diharapkan seluruh internal partai koalisi menghargai kedudukan partai pengusung terbesar dalam memenangkan pasangan Muhammad Sani-Nurdin Basirun pada saat Pilkada Kepri akhir tahun lalu.

“Pastinya hasil penjaringan setiap partai akan dibahas bersama lagi. Setidaknya kita masih ada agenda duduk satu meja lagi lah dengan meraka,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar