Istri Hamil, Alergi Bau Anjing, Bukan Anjing yang Diungsikan tapi Istri yang Ditendang

2167
Pesona Indonesia

gugukbatampos.co.id – Apa rasanya jika seorang suami lebih suka hewan peliharaan dibanding dengan istri.

Apa-apa anjing. Ada rezeki semuanya untuk anjing. Sampai-sampai Donjuan, 30, tak pernah menghiraukan istri dan mertuanya.

Tak mau menderita semasa tua, orang tua Donjuan, Mira, 64, menghibahkan sebagian harta warisnya pada mantunya, Karin, 28.

Mira sadar bahwa Donjuan bukan anak yang baik. Sejak kecil dia tak pernah nurut padanya.

Donjuan juga seringkali mengusir Mira dan suaminya bila anjing kesayangannya sakit atau tidak terurus di rumahnya. Terakhir, istrinya, Karin pun seringkali terkena imbas dari terlalu sayangnya Donjuan pada anjingnya.

Donjuan mengusir Karin dari rumahnya dan tinggal di rusun di kawasan Menanggal.

“Anak saya sudah keterlaluan. Padahal, dari kecil itu saya didik baik-baik. Saya juga larang dia pelihara anjing karena keluarga saya religius, tapi emang anaknya durhaka. Tetap pelihara terus,” kata Mira.

Mulanya Mira menoleransi keinginan Donjuan memelihara anjing karena memang hobi dan sayang pada binatang.  Lambat laun, Donjuan makin bersikap histeris.

Saking sayangnya, Donjuan justru seringkali marah pada seisi rumah bila anjing kesayangannya sakit.

“Saya sendiri takut pegang, habis kalau dipegang saya, tuannya si anjing marah-marah. Donjuan sebagai tuannya kadang minta anjingnya menggigit saya dan keluarga lainnya,” jelas dia.

Saat mereka pensiun, Donjuan makin nglunjak. Donjuan minta kamar orang tuanya pindah ke kamar belakang dan kamar utama itu akhirnya ditempati anjing kesayangannya beserta anak-anaknya.

Ada sekitar empat anjing yang dipeliharanya di rumah di kawasan Darmo tersebut. Mira berpikir sikap Donjuan itu berubah pasca menikah. Tapi, sebaliknya.

Pasca menikah dengan Karin, sikap dan perilaku Donjuan makin menjadi jadi. Donjuan tak pernah mau memberi uang gajinya pada Karin.

”Sekarang Karin hamil 6 bulan, diusir dari rumah gara gara dia sering muntah bau anjing,” kata Mira.

Melihat perilaku anaknya, Mira dan suaminya sudah tampak geram. Mira menganggap, anak pertamanya itu bakal lebih kejam di masa yang akan datang.

Bisa saja, dia dibuang saja ketika kondisi fisiknya makin menurun. Sebelum itu terjadi, Mira langsung membagikan harta warisannya sekarang.

”Saya bagi dua mulai sekarang karena memang anak saya dua. Tapi, jatah untuk Donjuan langsung saya hibahkan ke cucu saya, nanti atas nama Karin. Donjuan biar
kapok,” kata Mira ketika di kantor salah satu pengacara di depan Pengadilan Agama (PA) Klas 1 A Surabaya, Rabu (8/6).

Mira menyatakan keputusan dia dan suaminya itu sudah dipikirkan sejak Donjuan masih SD.

Donjuan tak pernah mau mendengarkan nasihat orang tua sejak kecil. Sejak kecil Donjuan juga seringkali mengancam kedua orang tuanya bila dia sedang marah dan kesal.

“Sudah biasa bilang kalau tua saya ditaruh di panti jompo atau tidak mau menguburkan mayat saya. Emang dari orok sudah bakat jadi anak durhaka kali,”
pungkas Mira. (*/no/jpg)

Respon Anda?

komentar