Masa Kontrak Habis, Mahasiswa Natuna ‘Terusir” Dari Asrama Pemkab

1412
Pesona Indonesia
Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna.
Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna.

batampos.co.id – Sudah dua hari mahasiswa Natuna keluar dari asrama Pemkab Natuna di Perumahan KDA. Mereka terpaksa keluar karena masa kontrak rumah yang dijadikan asrama mahasiswa itu telah habis tanpa kejelasan akan diperpanjang atau tidak.

“Kami semua ada 34 orang,” kata Ketua IPMKN, Wan Aidil pada Batam Pos, kemarin.

Ia menjelaskan mahasiswa yang berada di sana terdiri dari 14 perempuan dan 20 laki-laki. Dan saat ini semuanya sudah keluar satu rumah tersebut. “Lebih tepatnya kami memilih keluar,” ucapnya.

Ia mengungkapkan mengenai perpanjang kontrak rumah yang menjadi asrama mahasiswa Pemkab Nathan tersebut. Dirinya bersama kawan-kawannya sudah berulang kali menyurati Pemkab Natuna. Namun mereka mendapati jawaban yang tak jelas. “Tak hanya itu, kami juga mendatangi Dinas Pendidikan. Kami mendapatkan jawaban yang sama,” ujarnya.

“Walaupun surat permohonan dan juga upaya lain kami lakukan jauh-jauh hari sebelum masa kontrak selesai. Tapi tetap tak ada respon dari Pemkab Natuna,” lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa hal seperti ini tak hanya terjadi bagi mahasiswa Natuna di Batam saja. “Hal serupa juga dialami oleh mahasiswa Natuna yang kuliah di Malang,” ungkapnya.

Saat ini, kata Wan, teman-temannya memilih tinggal di kos-kosan. Ia berharap Pemerintah Natuna, memperhatikan permasalahan ini. Sebab asrama tersebut, selain digunakan sebagai tempat tinggal, juga tempat transit bagi warga Natuna yang sedang berada di Batam. “Itu saja harapan kami,” pungkasnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar