Jutaan Warga AS Berbaris Sepanjang 30 KM Saksikan Iringan Jenazah Muhammad Ali

1695
Pesona Indonesia
Prosesi pemakaman Muhammad Ali secara Islam digelar di Freedom Hall, Louisville, Kentucky, Kamis (9/6/2016) waktu setempat. Sebanyak 14 ribu pelayat datang untuk mendoakan atlet muslim paling berpengaruh di dunia tersebut. Foto: Lucas Jackson/reuters
Prosesi pemakaman Muhammad Ali secara Islam digelar di Freedom Hall, Louisville, Kentucky, Kamis (9/6/2016) waktu setempat. Sebanyak 14 ribu pelayat datang untuk mendoakan atlet muslim paling berpengaruh di dunia tersebut. Foto: Lucas Jackson/reuters

Batampos.co.id – Jutaan warga Louisville Amerika Serikat berbaris di sepanjang jalan sejauh 30 kilo meter sejak pagi, Jumat (10/6/2016) demi menyaksikan iringan mobil yang membawa jenazah legenda tinju dunia Muhammad Ali.

Warga yang didominasi kulit hitam itu tampak antusias. Begitu jenazah Ali melintas warga kompak menyebut nama Ali.

Siaran langsung pemakaman Ali yang ditayangkan di TV One terlihat juga warga menaburkan bunga ke arah iring-iringan mobil yang membawa jenazah Ali. Bahkan ada yang berlari mengikuti mobil Ali sambil terus memanggil nama Ali.

“Ini pemakaman pertama di dunia yang sambutan warga begitu luar biasa,” ujar komentator tinju M Nigara yang diundang TV One untuk membahas sosok Ali.

Sementara Ustadz Bachtiar Nasir juga hadir di studio begitu melihat siaran langsung pemakaman Ali yang disambut antusias di sepanjang jalan sejauh 30 kilo meter mengatakan bahwa sabutan warga itu pertanda baik buat Ali.

“Dia bukan sekadar legenda tinju, tapi dia juga simbol perjuangan warga kulit hitam untuk mendapat perlakuan sama dengan warna kulit putih di Amerika. Ali berhasil menghilangkan sekat warna kulit,” kata Bachtiar Nasir.

Tak hanya itu, Ali juga ikon umat Islam di AS. Ali berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa Islam itu agama yang damai.

“Islam itu agama yang melarang aksi terorisme, jadi kalau ada kejahatan yang dilakukan umat Islam, yang salah bukan Islamnya, tapi oknum orangnya,” ujar Bactiar Nasir.

Dari siaran langsung itu juga terlihat hadir sejumlah tokoh. Mantan Presiden Bill Clinton hadir dan memberikan ucapan untuk kali terakhir.

Hadir juga legenda sepakbola David Beckham, Lenox Lewis, Mike Tyson, Donald Trump,Wil smith, Bil Clinton, dan masih banyak lagi tokoh dunia lainnya.

Juara dunia tiga kali pada tinju kelas berat itu  dimakamkan secara Islam, tapi upacaranya digelar dengan prosesi antar-iman.

“Prosesi ini dirancang untuk memungkinkan semua orang yang berada di sana (acara pemakaman, Red) dari berbagai belahan dunia bisa mengucapkan selamat tinggal,” ujar Bob Gunnell, juru bicara pihak keluarga. “Dia adalah penduduk dunia dan ingin orang-orang dari semua lapisan masyarakat bisa menghadiri pemakamannya,” tambah dia.

Upacara utama untuk penghormatan jenazah digelar di KFC Yum Center pukul 14.00 waktu setempat. Gedung itu berkapasitas 20 ribu orang. Seluruh prosesi disiarkan secara langsung di seluruh area gedung.

Ali akan dimakamkan di Pemakaman Cave Hill. Menurut Gunnell, upacara pelepasan Ali itu mencerminkan pengabdiannya kepada umat manusia dari berbagai ras, agama, dan latar belakang.

Sementara itu, rumah masa kecil Ali di Grand Avenue yang kini menjadi museum dipenuhi para penggemarnya sejak berita kematiannya mencuat. Mereka datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Gedung-gedung di Louisville juga mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan. (nur/AFP/Reuters/BBC/c10/sha/flo/jpnn)

Respon Anda?

komentar