Waspada! Begini Modus Penipuan Jual Beli Tanah Via Online

1021
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Tiga pelaku penipuan jual beli tanah, HKC, TKT dan FCS akhirnya berhasil diringkus Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat setelah buron selama empat bulan.

Polisi kini masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya.

Dalam menjalankan aksinya, modus pelaku adalah menawarkan tanah di media sosial dengan harga terbilang murah. Tanah ratusan meter itu berada di wilayah Jakarta.

”Korban yang tertarik lalu menghubungi pelaku,” kata Kasubbaghumas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno.

Pelaku kemudian mengajak korban bertemu di salah satu hotel di Jalan Benyamin Sueb D6, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).

”Mereka bertemu membicarakan harga,” paparnya. Pelaku menawarkan tanah itu Rp 700 juta. Harga tersebut sudah termasuk pengurusan seluruh dokumen. ”Korban yang menyetujui tawaran itu akhirnya mentransfer Rp 700 juta ke pelaku,” ujar Suyatno.

Namun, beberapa hari kemudian, korban curiga atas sikap seluruh pelaku. Mereka tidak bisa dihubungi. Setelah mengecek lokasi, ternyata tanah tersebut bukan milik pelaku. ”Korban melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat,” kata Suyatno.

Korban memberikan ciri-ciri pelaku. Korban juga bercerita tentang tawaran beli lahan dari media sosial yang dilakukan pelaku. ”Dari situ, kami telusuri keberadaan pelaku. Namun, mereka, tampaknya, sudah sering melakukan kejahatan ini. Jadi, agak sulit ditangkap,” terang Suyatno.

Pengintaian terus dilakukan. Setelah empat bulan bekerja keras, petugas menemukan titik terang. Pelaku ternyata kembali beraksi menawarkan tanah melalui media sosial.

”Kami pun memancing pelaku dengan pura-pura sebagai pembeli,” paparnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar