Gubernur Bingung Atasi Lonjakan Harga Daging dan Gula

330
Pesona Indonesia

ilustrasi.
ilustrasi.
batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun mengaku bingung dalam mengatasi lonjakan harga daging sapi dan gula pasir yang terjadi saat ini di seluruh kabupaten/kota se Kepri. Namun ia akan berusaha keras untuk mencari solusi dalam mengatasi permasalah ini salah satunya dengan cara melobi Pemerintah Pusat untuk mendapatkan kewenangan melakukan impor daging sapi dan gula pasir dari negara tetangga ke Kepri.

“Kita sedang usahakan agar Pemerintah Pusat berikan dispensasi untuk wilayah Kepri dalam mengimpor kebutuhan pokok,” ujarnya usai berbuka puasa bersama dengan masyarakat Kecamatan Bintan Timur di Mesjid Al Hasanah Jalan Sei Datuk, Kijang, Kamis (9/6) malam.

Selain mengupayakan untuk mendapatkan kewenangan impor dari Pemerintan Pusat, lanjutnya, ia juga akan membahas permasalahan ini kedalam Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dalam waktu dekat. Dalam pembahasan bersama tersebut diyakininya akan ada solusi baru dalam mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Diakuinya, harga daging sapi baik yang beku dan segar mengalami kenaikan harga per kilogramnya (Kg). Begitu juga dengan gula pasir yang mengalami kenaikan harga sangat dratis. Walaupun kedua komoditas kebutuhan pokok itu mengalami lonjakan harga, sambungnya, ia berharap seluruh komoditas tetap stabil atau tersedia serta cukup untuk memenuhi permintaan masyatakat di Kepri. Apalagi menjelang lebaran, pastinya permintaan kebutuhan pokok akan meningkat dari hari biasanya.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Muspida. Semoga ada solusi yang bagus dan tepat untuk menyikapi permasalahan ini,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar