Pekan Depan, Armada Mudik Dipersiapkan

1827
Pesona Indonesia

ilustrasi kapal feri
ilustrasi kapal feri
batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Muramis mengatakan, Kamis (16/6) pekan depan kekuatan armada transportasi di Provinsi Kepri akan dibedah. Saat ini, KM Sabuk Nusantara 39 sudah proses docking di PT Citra Shipyard, Batam.

“Kesiapan angkutan mudik lebaran, Kamis depan kita rapatkan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Muramis, Jumat (10/6) di Tanjungpinang.

Lebih lanjut katanya, belajar dari pengalaman sebelumnya, untuk antardaerah kecuali ke Natuna dan Anambas tidak mengalami kendala yang berarti. Karena jumlah armada yang tersedia masih mencukupi. Apa yang menjadi kekhawatiran pihaknya saat ini, adalah angkutan kapal Pelni.

“Mudah-mudahan kapal-kapal Pelni yang sekarang beroperasi (KM Bukit Raya, KM Lawit, Sabuk Nusantara 30,39) di Kepri tidak dialihkan. Sehingga transportasi kita tidak terganggu,” ungkap Muramis.

Dikatakannya juga, saat ini KM Sabuk Nusantara 39 sudah menjalani proses perbaikan di PT Citra Shipyard, Batam. Sementara itu, KM Sabuk Nusantara 30, informasinya sudah siap lelang. Akan tetapi belum menjalani proses docking.

“Kita berharap kedua kapal Pelni ini, perbaikannya selesai sebelum lebaran. Sehingga bisa masuk rute dalam menghadapi arus mudik lebaran,” harap Muramis.

Ditambahkan Muramis, apabila pembahasan kesiapan arus mudik lebaran tingkat Provinsi Kepri selesai, akan dilanjutkan oleh Kabupaten Kota. Kemudian, sebagai persiapan akhir akan rapat bersama pihak kepolisian dan lintas instansi terkait.

“Pelayanan tentu menjadi yang utama harus kita perhatikan. Begitu juga kesiapan pelabuhan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran nanti,” tutup Muramis.

Ditempat terpisah, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta Dishub Kepri untuk mematangkan persiapan arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Terkait kendala-kendala yang diprediksikan akan terjadi, sebaiknya dicarikan solusi.

“Kekhawatiran kitakan saat ini, belum maksimalnya pelayanan transportasi laut dengan kapal pelni. Kita berharap proses perbaikan KM Sabuk Nusantara cepat selesai. Sehingga bisa segera beroperasi,” ujar Nurdin.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar