Produktif, Desa Binaan Zakat Mendapat Bantuan Sembako

1900
Pesona Indonesia

Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan sembako kepada warga Tanjungsebauk, Tanjungpinang, Jumat (10/6) kemarin. foto:faradilla/batampos
Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan sembako kepada warga Tanjungsebauk, Tanjungpinang, Jumat (10/6) kemarin. foto:faradilla/batampos
batampos.co.id – Kantor Kementerian Agama Wilayah Provinsi Kepulauan Riau menyerahkan bantuan sembako kepada warga Tanjungsebauk, Tanjungpinang, Jumat (10/6) kemarin. Bukan tanpa alasan bantuan tersebut disalurkan kepada warga di ujung Kota Tanjungpinang itu. Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menyebutkan Tanjungsebauk adalah desa binaan zakat yang sudah terbentuk sejak enam tahun lalu.

“Mulai dari tahun 2010, Kanwil Kemenag Kepri telah membina Tanjungsebauk ini,” ungkap Marwin.

Pembinaan yang sudah digiatkan selama enam tahun terakhir di antaranya adalah pengelolaan berkesinambungan atas pelbagai zakat produktif yang disalurkan. Semangat ini, kata Marwin, agar zakat yang diterima tidak lantas habis begitu saja. Akan tetapi dapat terus menghasilkan dari waktu ke waktu.

“Pada awalnya beranggotakan 12 orang sebagai penerima bantuan zakat produktif yang kemudian dikembangkan untuk berbagai jenis usaha seperti jaring nelayan, ternak lele, kue basah, kue kering, toko kelontong, sayur, sarapan pagi, ikan asin dan lain-lain,” ungkap Marwin.

Tahun-tahun ke depan, Marwin menjanjikan pembinaan-pembinaan bakal terus dilakukan. Baik itu berupa pengelolaannya maupun pengembangannya. Hal ini, sambungnya, bakal berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat Tanjungsebauk sebagai desa binaan zakat.

“Saya juga minta agar ada proses pembukuan yang lebih tertata sehingga jelas. Kita hidupkan lagi usaha-usaha yang mengalami kemacetan. Sebagai motivasi hari ini kami berikan bantuan sembilan bahan pokok kepada 21 anggota agar lebih semangat lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Desa Binaan Zakat Tanjung Sebauk, Muhammad Darul menngapresiasi segala jenis pembinaan yang dilakukan Kemenag Kepri sejauh ini. Menurut Darul, pembinaan merupakan bagian penting agar program desa binaan zakat ini kian lebih berkembang nantinya.

Tak lupa juga, sambung Darul, perlunya anggota kelompoknya terus dibina secara rutin. “Kami berharap pertemuan evaluasi semacam ini bisa dilakukan minimal dua bulan sekali,” ucap Darul. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar