Ratusan Warga Serbu Makodim Bintan

571
Pesona Indonesia
Danrem Brigjen Madsuni (kiri), bersama Ketua Inkopad Brigjen Felix dan Dandim Letkol Charles Sagala mengunjungi Pasar Murah di Makodim Bintan, Jumat (10/6). F.Yusnadi/Batam Pos
Danrem Brigjen Madsuni (kiri), bersama Ketua Inkopad Brigjen Felix dan Dandim Letkol Charles Sagala mengunjungi Pasar Murah di Makodim Bintan, Jumat (10/6). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan masyarakat Tanjungpinang dan Bintan memadati halaman Makodim 0315 Bintan di Tanjungpinang, Jumat (10/6). Mereka bukan hendak berdemo, tetapi menyerbu pasar murah yang ditaja Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad), Kementerian Perdagangan, dan PT Artha Graha.

Ketua Umum Inkopad, Brigjen TNI Felix Hutabarat mengatakan, operasi pasar murah tersebut merupakan tugas penjabaran dari Presiden Jokowi kepada para Menteri dan jajarannya di bawah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Operasi pasar murah ini, kata Felix, merupakan operasi pasar yang ke-5 setelah sebelumnya digelar di Medan, Makassar, Entikong, Pontianak, Manado, dan saat ini di Tanjungpinang.

Dalam operasi pasar murah tersebut, panitia menyediakan 100 ton gula pasir dengan harga Rp 12 ribu per kilogram. Kemudian beras 100 ton yang dibanderol Rp 9.500 per kilogram.

“Selain beras dan gula, kebutuhan sandang lainnya seperti sarung dan mukena juga ada. Paket sembako lainnya seperti mie instan, minyak goreng juga kami sediakan,” ujar Felix.

Sementara itu Komandan Korem 033 WP, Brigjen TNI Madsuni berharap, dengan adanya operasi pasar murah tersebut dapat membatu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya terutama saat ramadan dan menjelang lebaran nanti.

“Saya minta masyarakat memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya. Belanjalah seperlunya. Mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” harap Danrem.

Direktur Artha Graha, Bahtiar, berjanji akan terus menyalurkan kebutuhan pokok untuk pasar murah tersebut. Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan turut menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dengan harga yang terjangkau.

“Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak dalam menjaga stabilitas ekonomi, terutama saat ramadan dan menjelang lebaran nanti,” ungkapnya. (cca/bpos)

Respon Anda?

komentar