Belum Mendapat Surat Rekomendasi, Petinju Jannes Gagal ke Thailand

586
Pesona Indonesia
Petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar saat menjalani latihan di sasana tinju Wira Boxing, Tiban, beberapa waktu yang lalu. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos
Petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar saat menjalani latihan di sasana tinju Wira Boxing, Tiban, beberapa waktu yang lalu. F. Octo Zainul Ahmad/Batam Pos

batampos.co.id – Salah satu dari kelima petinju Kepri yang lolos PON 2016, Jannes Siregar terpaksa harus menunda bergabung dengan rekan-rekannya yang saat ini sedang menjalani Training Center (TC) di Thailand.

Pasalnya, petinju yang juga merupakan anggota Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti ini belum mendapat surat rekomendasi dari kesatuannya tersebut. “Yah, gimana lagi, belum ada izin,” ujar Jannes kepada Batam Pos, Jumat (10/6).

Petinju berusia 29 tahun ini mengatakan, surat dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kepri dan KONI Kepri yang berisi permohonan rekomendasinya untuk menjalani TC di Thailand dan Vietnam baru diserahkan ke Kesatuan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti tanggal 25 Mei kemarin. “Seharusnya suratnya sudah dibuat dan diserahkan sebulan sebelum menjalani TC,” ungkapnya.

Ia juga tidak bisa memastikan kapan surat rekomendasinya keluar dari kesatuannya. “Mudah-mudahan secepatnya, semoga bisa menyusul yang lainnya,” imbuh Jannes.

Sudah lima hari pasca ditinggal rekan-rekannya menjalani TC di Thailand pada 5 Juni kemarin, petinju kelahiran Sumatera Utara ini tetap harus menjalani program latihannya dibawah asuhan asisten pelatih Rionando di sasana tinju Wira Boxing, Tiban. “Program latihan tetap lanjut, pelatih kepala Erzon juga terus mengingatkan saya untuk tetap latihan,” jelasnya.

Sementara itu, Erzon juga menyesalkan ketundaan Jannes menjalani TC di Thailand. Ia juga berharap agar surat izin Jannes bisa keluar dan segera menyusul bergabung dengan rekan-rekannya menjalani TC. “Saya harap Jannes bisa bergabung dengan kami, paling lambat saat kami sudah TC di Vietnam tanggal 25 Juni untuk sparring dengan petinju Vietnam,” tukas Erzon. (cr16)

Respon Anda?

komentar