Waspada Gelombang Tinggi Mendadak

1801
Pesona Indonesia

ilustrasi
ilustrasi
batampos.co.id – Kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan perubahan cuaca yang mendadak. Angin tiba-tiba bertiup kencang dan diikuti dengan gelombang laut yang kapan saja bisa berubah dari tenang menjadi berombak tinggi.

”Kita sama-sama tahu kalau dua hari lalu secara berturut-turut telah terjadi hujan deras dan disusul dengan angin kencang. Bahkan, terjadi angin puting beliung yang berasal dari sebelah laut telah merusak puluhan bangunan. Dalam hal ini kita tetap dan terus menerus mengingatkan kapten kapal, khususnya yang membawa penumpang untuk selalau waspada ketika sedang berada di laut,” ujar Kepala Seksi Keselamatan Pelayaran Syahbandar Tanjungbalai Karimun, Chairul Anwar Harahap, Jumat (10/6).

Pihaknya sebagai otoritas pelabuhan yang mempunyai kewenangan memberangkatkan atau tidak kapal juga mempunyai tanggungjawab. Jadi, jika kondisi cuaca tidak memungkinkan, maka tidak akan ada kapal yang diberikan izin untuk beralayar atau berangkat. Karena, menyangkut keselamatan orang. Perusahaan pelayaran dan juga kapten kapal sudah memahami hal seperti ini.

”Untuk hari ini (kemarin, red) kecepatan angin mencapai 30 kilometer per jam yang datang dari arah tenggara. Khususnya, untuk kapal-kapal yang berlayar dari Karimun ke berbagai tujuan. Kecepatan 30 kilometer per jam jangan dianggap sepele, karena, tidak menutup kemungkinan untuk menciptakan gelombang tinggi di laut. Meski demikian, sejauh ini untuk perairan sekitar Karimun belum ada laporan ombak tinggi,” jelasnya.

Dikatakan Chairul, kapten kapal diminta untuk tetap mengikuti prosedur ketika sedang mengemudikan kapal. Peralatan navigasi agar tetap dihidupkan. Kemudian, meningkatkan intensitas komunikasi kepada petugas anjungan di pelabuhan. Tujuannya, untuk selalu melaporkan kondisi terkini di lokasi yang dilalui. Sehingga, laporan tersebut dapat disampaikan ke kapal lain yang akan melintas. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar