Distanhut Lingga Minta Bantuan Kementan Wujudkan Lumbung Beras Kepri

1024
Pesona Indonesia
Rombongan Kementan meninjau sawah dan lahan yang berpotensi dijadikan persawahan di Lingga. foto:hasbi/batampos
Rombongan Kementan meninjau sawah dan lahan yang berpotensi dijadikan persawahan di Lingga. foto:hasbi/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Lingga, Rusli Ismail, mengatakan, beberapa waktu lalu pihaknya diundang langsung Kementerian Pertanian. Bersama sejumlah rombongan dalam kegiatan presentasi ketahanan pangan yang juga diikuti kabupaten kota yang ada di Indonesia, Rusli sekaligus mengajukan proposal perluasan dan pengelolaan lahan, prasarana dan sarana pertanian sawah yang telah dicetak di Lingga.

Menurut Rusli, sarana yang dibutuhkan yakni handtractor dan rice milling (penggilingan padi) untuk menunjang sawah di Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, yang juga telah ditinjau Kementan beberapa waktu lalu. Supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

“Untuk menunjang pertanian sawah, kita ajukan proposal ke bidang Perluasan dan Pengelolaan lahan, Sarana dan prasarana. Alhamdulillah direspon. Ini untuk tahun 2017 nanti,” ungkap Rusli.

Pemerintah pusat sendiri, terang Rusli, dalam upaya ketahanan pangan menyediakan bantuan baik sarana maupun prasarana. Jadi Kabupaten Lingga, yang gencar dalam upaya membangun lumbung padi di Kepri, mengajukan proposal bantuan rice milling.

“Untuk rice millingnya aja Lingga akan ajukan Rp 6 miliar lebih. Total keseluruhan puluhan miliarlah untuk persawahan,” tambah Rusli.

Sejauh ini kata Rusli, respon dari Ditjen Perluasan, Sarana dan Prasarana Kementan, cukup baik terhadap Kabupaten Lingga. Baik terhadap usulan yang masuk maupun hubungan kerjasama tersebut yang langsung tanpa ada perantara dari kedua pihak.

Sementara soal penyediaan Hutan Penggunaan Lain (HPL), dijelaskan Rusli, untuk percekatan 3000 hektare sawah di Lingga oleh Kemtan, dalam waktu dekat Ditjen PSP Kemtan bakal turun meninjau. Hingga saat ini Lingga baru memiliki 1.000 hektare lebih lahan putih, termasuk sejumlah lahan di Bukit Langkap, Kerandin maupun Panggak Darat.

Rusli menambahkan lagi, semangat optimisme yang dibawa pimpinan baru membuat ia semakin yakin Lingga bakal menuju lumbung padi di Kepri, sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Kepri.

“Kita yakin dan optimis. Tinggal bagaimana dari masyarakat petaninya. Kita terus bergerak dan bekerja,” tutupnya. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar