Pertamina akan Tambah Jatah Minyak Tanah untuk Anambas

454
Pesona Indonesia

ilustrasi penjual minyak tanah.
ilustrasi penjual minyak tanah.
batampos.co.id – Kabupaten Kepulauan Anambas diperkirakan akan mendapatkan tambahan jatah minyak tanah dari Pertamina. Berapa tambahan itu belum diketahui pasti karena pertamina Batam masih menunggu permintaan seluruh kabupaten-kota di Kepri ini.

“Saat ini ada salah satu kabupaten kota yang belum mengumpulkan permintaan kepada Pertamina, jadi Pertamina belum bisa tentukan berapa tambahan kuota untuk Anambas,” ungkap salah satu pegawai Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Kepulauan Anambas, Kadir, Minggu (12/6) siang.

Kata Kadir, sesuai permintaan, Anambas meminta tambahan kuota minyak tanah sebanyak 100 kl selama bulan puasa ini tapi Pertamina tak bisa memenuhi 100 persen. Namun dari hasil diskusi dengan pihak Pertamina Batam, mereka belum bisa memutuskan akan menambah sesuai permintaan karena saat ini di kabupaten-kota lain juga terjadi kekurangan minyak tanah.

Stok mintak tanah dari Pertamina Batam juga tergolong pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan di Kepri ini, sehingga harus menunggu bantuan dari Pertamina Medan.

“Dari hasil diskusi memang kita akan dapat bantuan tapi belum tahu pasti berapa jumlahnya. Yang jelas Anambas tetap dapat tambahan minyak tanah, berapa jumlahnya itu tergantung tambahan minyak tanah dari Pertamina Medan” ungkapnya lagi.

Kebutuhan minyak tanah di Kabupaten Kepulauan Anambas semakin meningkat. Sementara itu kuota minyak tanah untuk kabupaten ini dari tahun ke tahun belum ada penambahan. Sehingga dari tahun ketahun seiring bertambahnya jumlah penduduk, kuota per Kepala Keluarga (KK) semakin berkurang.

Beberapa tahun lalu jatah minyak tanah perkeluarga sempat dikabarkan mencapai 15 liter per KK. Namun semakin lama semakin berkurang bahkan sekarang jatah per KK turun menjadi 9 liter per KK. Pasalnya KK di Anambas semakin bertambah. Saat ini jumlah KK di Anambas sudah mencapai 13.937 dengan jumlah minyak tanah yang dibagikan sebanyak 122 kl.

“Dulu jatah minyak tanah per KK bisa sampai 15 liter, lama-lama berkurang, sekarang tinggal 9 liter,” ungkap salah satu warga Faisal kepada wartawan Rabu (8/6) siang.

Jumlah ini dirasa kurang apalagi pada saat bulan puasa dan mendekati bulan ramadan. Karena pada saat itu banyak warga yang membutuhkan minyak tanah untuk membuat aneka kue dan gorengan untuk persiapan buka puasa dan untuk persiapan lebaran.

“Bulan ini warga banyak yang membutuhkan minyak tanah untuk buat gorengan dan kue lebaran, kalau hanya dapat jatah 9 liter pastinya sangat kurang,” ungkapnya lagi.

Terpisah, pihak Dinas terkat yakni Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Kepulauan Anambas sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini namun hingga kini belum terealisasi. Salah satu staff bidang Migas Dinas ESDM Kabupaten Kepulauan Anambas M. Yunus menjelaskan, pihaknya sudah pernah mengusulkan kepada pernamina khusus untuk bulan ramadan ini pemkab Anambas meminta penambahan kuota minyak tanah sebanyak 100 ton.

Namun belum ada tindak lanjut dari pihak pertamina. Menurut kabar yang diperoleh, pihak pertamina dan Dinas ESDM baru akan mengadakan rapat di Batam pada hari ini Kamis (9/6). “Kita sudah minta kepada pertamina tambahan 100 kl khusus bulan ramadan ini tapi belum ada jawaban. Tergantung rapat Besok,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar