Tambah Mesin 3 Megawatt, PLN Bisa Surplus Daya

1478
Pesona Indonesia
Mesin PLTD saat tiba di Bukit Caork Karimun, Jumat (10/6). foto:tri haryono/batampos
Mesin PLTD saat tiba di Bukit Caork Karimun, Jumat (10/6). foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun telah mendatangkan mesin tambahan Pembangkit Tenaga listik Diesel (PLTD) dengan daya mencapai 3 Mega Watt (MW), Jumat (10/6). Lalu pada hari Sabtu (11/6) langsung dilakukan perakitan di lokasi PLTD Bukit Carok oleh teknisi. Sesuai dengan janji pihak PLN Wilayah Kepri beberapa waktu lalu, bahwa Karimun akan mendapatkan tambahan 2 unit mesin PLTD dengan kapasitas 7 Megawatt.

”Alhamdulillah, mesin baru kita akan dioperasikan. Kemarin, sudah tiba di lokasi PLTD Bukit Carok dan langsung kita lakukan pemasangan instalasi dan koneksi ke panel daya. Dan direncanakan hari ini sudah kita operasikan, ”jelas Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun, Dedi Januar di Tanjungbalai Karimun.

Sebelumnya, ada tambahan mesin baru dengan daya yang sama. Namun, dikarenakan PLTU Tanjungsebatak mengalami kerusakan lagi, maka terjadi defisit daya listrik yang secara otomatis dilakukan pemadaman kepada konsumen. Sesuai dengan rencana, maka kebutuhan listrik di Pulau Karimun Besar sudah terpenuhi dengan daya mencapai 28,5 Megawatt.

Jadi, ketika terjadi beban puncak disaat berbuka puasa dan sahur yang mencapai 25 Megawatt, PLN masih memiliki daya listrik 3 Megawatt. Artinya PLN masih surplus daya listrik sehingga tidak ada pemadaman terhadap konsumen nantinya. Dengan demikian, total keseluruhan mesin baru yang ada di PLTD Bukit Carok 6 unit.

”Walaupun daya kita sudah surplus, tapi saya himbau kepada pelanggan agar hemat energi. Artinya, apabila lampu yang tidak penting jangan dihidupkan, biar sama-sama menikmati penerangan listrik dan bisa menekan biaya listrik juga,” pesannya.

Sementara itu hingga saat ini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak, belum ada kabar berita sejauh mana perbaikan mesin PLTU di unit 1 dengan daya 7 Megawatt. Sedangkan unit 2 sedang dilakukan ovel houl yang diperkirakan selesai dua bulan mendatang. Padahal, mesin di unit 1 baru saja dilakukan ovel oul beberapa waktu lalu.

”Benar bang, ada gangguan di oil dan baring turbin pembangkit. Sudah kita laporkan ke PLN Area Tanjungpinang, tapi tidak dapat diprediksikan kapan selesai diperbaikan,” jelas Manager PLTU Lukman beberapa waktu lalu.

Pasca ovel houl pada bulan Mei lalu, mesin unit 1 hanya mampu beroperasi sekitar sepekan saja. Sehingga, tidak bisa menghasilkan daya listrik untuk dialirkan ke PLN Ranting Tanjungbalai Karimun kepada konsumen. Secara otomatis terjadi defisit daya listrik ke konsumen, namun pihaknya akan berusaha secepatnya untuk dilakukan perbaikan.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar