Tinggal Serumah Tanpa Ikatan Perkawinan, Terjaring Razia, Langsung Dinikahkan

933
Pesona Indonesia

Petugas Satpol PP mengawal pasangan yang terjaring razia di sejumlah kos-kosan di Tanjungpinang, Sabtu (11/6). foto: yusnadi/batampos
Petugas Satpol PP mengawal pasangan yang terjaring razia di sejumlah kos-kosan di Tanjungpinang, Sabtu (11/6). foto: yusnadi/batampos
batampos.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja, menggelar razia penyakit masyarakat, dengan sasaran rumah kost, Sabtu (11/6) malam. Hasilnya, lima pasangan tanpa ikatan resmi diamankan dari sejumlah tempat kost.

Kepala, Satpol PP Tanjungpinang, Irianto mengatakan, kelima pasangan yang tinggal serumah tanpa status pernikahan tersebut diamankan pihaknya dari sejumlah rumah kost.

”Satu pasang kami amankan di rumah kost dekat Jalan Bintan, dua pasang di kosan Jalan MT Haryono, satu pasang di kost Jalan Gatot Subroto depan Makam Pahlawan dan satu di kosan dekat batu Empat,” ujar Irianto.

Dikatakannya, kelima pasangan mesum tersebut dibawa ke markas Satpol PP, untuk didata, diberi pengarahan serta menandatangi surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.

”Untuk mereka yang terjaring, kami berikan sanksi keras. Jika mereka terjaring sekali lagi, maka kita tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, akan kami tipiringkan,”kata Irianto.

Irianto menuturkan dari lima pasang yang terjaring razia tersebut. Salah satu pasangan yakni ST dan AP, akan langsung dinikahkan oleh pihak keluarganya. ”Senin (13/6) hari ini. ST dan AP akan melangsungkan pernikahan,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan orang tuanya, lanjut Irianto, sebelum ST dan AP terjaring razia, rencana pernikahan keduanya memang sudah di susun jauh hari. Pernikahan rencananya akan dilaksanakan di Kelurahan Air Raja.

”Namun meskipun mereka berencana menikah, mereka telah melanggar Perda dan harus menjalankan amanah Perda. Mereka belum bisa kami tipiringkan karena semuanya baru satu kali tertangkap berduaan di kosan,” pungkas Irianto.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar