Adik Almarhum Uje Diperiksa KPK

827
Pesona Indonesia
Anggota DPRD DKI Fajar Sidik, adik almarhum Uje di ruang tunggu KPK. Foto: Ricardo/jpnn
Anggota DPRD DKI Fajar Sidik, adik almarhum Uje di ruang tunggu KPK. Foto: Ricardo/jpnn

batampos.co.id – Adik kandung almarhum Ustad Jeffry Al-Buchory, Fajar Sidik diperiksa Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pembahasan Raperda reklamasi teluk Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta yang juga Sekretaris Fraksi Gerindra itu menegaskan tak pernah diiming-imingi apapun untuk memuluskan pembahasan dua raperda tersebut dari pengembang.

“Saya tidak merasa ditawarkan. Saya bukan baleg,” kata Fajar di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14/6/2016).

Fajar diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi. Dia mengaku tidak memahami kasus tersebut dan sama sekali tidak mengenal Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. “Tidak kenal,” ujar dia.

Sebelumnya, KPK mulai mengendus dugaan adanya aliran uang kepada sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta dari perusahaan pengembang. Bahkan, penyidik tengah mendalami dugaan bagi-bagi fee terkait pembahasan Raperda reklamasi teluk Jakarta.

Karena itu, KPK memanggil sejumlah anggota dewan ibu kota untuk diperiksa sebagai saksi.

Dalam perkara ini, Ketua Komisi D DPRD DKI M Sanusi diduga menerima suap hingga Rp 2 miliar dari Presdir PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja. Tujuannya, untuk memengaruhi pembahasan Raperda zonasi dan tata ruang pesisir teluk Jakarta.

Agung Podomoro tercatat turut andil dalam mega proyek dengan mengerjakan Pulau G lewat anak perusahaannya PT Muara Wisesa Samudra.

Hingga saat ini, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus suap terkait reklamasi. Ketiganya yakni, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta M Sanusi dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan karyawan PT Agung Podomoro, Trinanda Prihantoro. (put/jpg)

Respon Anda?

komentar