Dishub Cabut Izin Sebagian Trayek Jono. Ilegal!

524
Pesona Indonesia

????????????????????????????????????
batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam ternyata telah mencabut sebagian izin trayek angkutan Jodoh-Nongsa dan Punggur. Namun angkutan itu tetap beroperasi meski tak memiliki izin resmi dari pemerintah Batam.

Kepala Dishub Batam, Zulhendri mengatakan  izin trayek angkutan umum itu dicabut karena tidak memiliki kriteria dan ketentuan dari Dishub. Karena tak memiliki izin, Dishub pun mencabut sebagian besar izin dari trayek tersebut.

“Rata-rata (angkutan umum), Jono (Jodoh Nongsa) dan Punggur  tak memiliki izin dari Dishub. Izinnya telah lama kita cabut, mungkin sekitar tiga tahun lalu,” kata Zulhendri kepada wartawan di Kantor Walikota Batam, kemarin

Dari ratusan angkutan umum Jono hanya beberapa persen yang memenuhi kriteria dan memiliki izin dari Dishub. Sehingga bisa dikatakan, sebagian besar angkutan Jono ilegal.

“Sekarang mereka ilegal dan rata-rata demikian. Tindakan dari kita yang dengan pencabutan izin dan kita telah lakukan itu,” jelas Zulhendri.

Ia mengakui Jono tersebut masih berkeliaran mencari penumpang meski tak mengantongi izin. Namun, saat ada razia nanti, Dishub akan langsung menyita kendaraan tersebut karena tak ada izin.

“Kita tak mungkin merazia seluruh Batam, makanya saat ada razia dan kebetulan mereka lewat maka akan kita tangkap. Untuk lokasi razia juga tak bisa sembarang daerah dan waktu,” imbuh Zulhendri.

Menurut dia, jika angkutan itu tetap ingin beroperasi, maka mereka harus bergabung dengan perusahaan yang memiliki izin aktif. Namun ia mengaku tak tahu persis berapa perusahaan angkutan umum di Batam yang masih aktif.

“Kebetulan data saya tak bawa, jadi belum bisa disebut. Tapi untuk data berapa yang ilegal dan perusahaan mana yang masih aktif, itu lengkap dikita,” pungkas Zulhendri. (she)

Respon Anda?

komentar