Kecanduan Alkohol, Eric Clapton, Kini Kesulitan Main Gitar

938
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Eric Clapton, legenda rock dan blues menderika sakit peripheral neuropathy. Akibatnya ia kesulitan memetik gitar.

Clapton mengaku, sejak setahun terakhir dirinya merasakan sakit dan butuh perjuangan keras untuk dapat bermain gitar.

“Saya merasakan kesakitan selama setahun terakhir. Mulanya nyeri di bagian pinggang, dan kemudian menjadi apa yang mereka sebut peripheral neuropathy. Butuh perjuangan keras untuk bermain gitar dan saya harus berdamai dengan kenyataan bahwa keadaannya tidak akan membaik,” kata Clapton kepada Classic Rock seperti dilansir oleh Inquisitr (12/6).

Dia menambahkan bahwa penyakitnya ini timbul akibat dirinya sering menggunakan obat-obatan dan kecanduan alkohol, “Saya menganggap bahwa saya masih hidup pun sudah merupakan hal yang bagus.”

Bintang 71 tahun itu baru saja merilis album studionya yang ke-23, I Still Do. Seperti diketahui Eric Clapton mengalami berbagai jenis kecanduan, mulai dari heroin, alkohol, obat-obatan.

Clapton mencapai ketenaran global di tahun 1970-an dengan lagu-lagu terkenal termasuk Crossroads, Tears in Heaven dan Layla, tapi kehebatannya dirusak oleh kecanduan, pertama terhadap heroin dan kemudian terhadap alkohol dan obat-obat dari dokter.

“Saya tidak tahu bagaimana saya selamat- di tahun tujuh puluhan terutama,” kata Clapton.

“Saya merasa bagai ditarik keluar dari pintu neraka dan diberi kesempatan lain.”

Pada tahun 2013, Clapton terpaksa membatalkan sejumlah jadwal tur karena sakit punggung. Dalam wawancara, ia mengibaratkan rasa sakitnya bagai “kejutan listrik yang menjalar turun hingga ke kaki.”

Peripheral neuropathy terjadi ketika saraf di beberapa bagian tubuh, seperti tangan, kaki dan lengan, rusak. Penyebabnya bisa macam-macam. Antara lain konsumsi alkohol yang berlebihan. (mg5/jpnn)

Respon Anda?

komentar