Nurdin Minta Buruh Jaga Kondusifitas Tempat Kerja

703
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyalami para pekerja saat menyambangi PT Bandar Abadi Shipyard. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri Nurdin Basirun menyalami para pekerja saat menyambangi PT Bandar Abadi Shipyard. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyambangi pekerja PT Bandar Abadi, Tanjunguncang, Batam, Senin (13/6). Pada kesempatan itu, Nurdin meminta para buruh untuk menjaga kondusifitas tempat kerja.

“Buruh merupakan aset perusahaan yang memberikan kontribusi besar bagi perusahaan dan daerah tempat industri itu berada. Oleh sebab itu, hubungan baik antara perusahaan dan para buruh harus tetap terjaga dengan baik,” ujar Gubernur Nurdin didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemprov Kepri Tagor Napitupulu disela-sela bersilaturahmi dengan pekerja di perusahaan tersebut.

Lebih lanjut katanya, para buruh juga dituntut untuk selalu bekerja keras dan profesional untuk menjadikan daya saing dalam menghadapi era persaingan global saat ini. Tidak hanya itu, Nurdin juga mengajak para buruh, para pengelola perusahaan serta seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan bersama pemerintah untuk bersatu dalam mewujudkan nawacita Presiden RI yang menginginkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Mari sama-sama kita jaga agar lingkungan kerja selalu kondusif sehingga menambah kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia khususnya Batam. Dan manfaat yang bisa kita ambil dari pertemuan pagi ini, semoga kita bisa bersama-sama membangun kota Batam dan Provinsi Kepri tercinta ini,” ujar Nurdin.

PT Bandar Abadi beroperasi sejak tahun 2001 dengan luas lahan perusahaan 4 hektar dan berada di bibir pantai. Pada tahun 2006 perusahaan ini memperluas areanya hingga saat ini mencapai 41 hektare.

Total buruh yang dipekerjakan di perusahaan ini sebanyak 600 orang, ditambah pekerja subkontrak atau kontraktor juga 600 orang. Sehingga total karyawan di perusahaan ini sebanyak 1200 orang.

Adapun bidang pekerjaan yang ditangani perusahaan ini meliputi perbaikan kapal dan produksi kapal. Dan yang sudah diproduksi antara lain tongkang, tugboat, cargo, akomodasi, crane bus lebih kurang 270 unit sampai saat ini.Menariknya, seluruh karyawan di perusahaan ini seluruhnya tenaga kerja Indonesia, dan tidak satu orangpun yang merupakan tenaga kerja asing (TKA).

Kedatangan Nurdin ke perusahaan pembuat kapal tersebut, diterima oleh komisaris PT. Bandar Abadi Stanley Rojali, Manager lapangan Susanto, Manager Marketing Andi Baso dan Engineering Manager Irfan Ashari.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar