Penonton dan Pebalap Liar Dirazia, Kabur Masuk Semak dan Parit

453
Pesona Indonesia
Puluhan remaja diamankan anggota Satlantas Polres Karimun bersama sepeda motor yang terlibat balap liar. foto:sandi/karimun
Puluhan remaja diamankan anggota Satlantas Polres Karimun bersama sepeda motor yang terlibat balap liar. foto:sandi/karimun

batampos.co.id – Anggota polisi dari Satuan lalu lintas Polres Karimun melakukan penertiban aksi balap liar di sekitar gedung olahraga (GOR) Badang Perkasa, Kecamatan Tebing. Hasilnya puluhan orang bersama sepeda motor, termasuk penonton balap liar diamankan.

”Sesuai dengan komitmen kita, bahwa salah satu penertiban yang kita laklukan pada Ramadan ini adalah aksi balap liar. Sebab, hal ini termasuk kegiatan yang dapat membahayakan pelaku dan juga orang lain yang menggunakan jalan. Memang, aksi balap liar yang kita tertibkan berlangsung pada dini hari. Yakni, setelah waktu salat subuh. Sehingga, anggota kita sudah stand by di kantor sejak pukul 04.00 WIB,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Armaini, Senin (13/6).

Para pebalap liar melakukan aksinya pada waktu subuh, kata Kapolres, tidak lain untuk menghindari agar tidak diketahui polisi. Tapi, tetap saja kegiatan ini diketahui oleh polisi. Sehingga, dilakukan penggerebekan dengan membagi anggota Satlantas untuk berjaga di berbagai sudut. Hasilnya, 39 sepeda motor yang digunakan untuk balap liar dan juga penonton diamankan dari lokasi.

”Pada saat anggota kita melakukan penertiban, penonton dan pebalap liar melarikan diri sampai masuk ke dalam semak-semak. Bahkan, ada juga yang sampai masuk ke dalam parit untuk menyelamatkan diri. Intinya, jangan sampai sepeda motornya diamankan. Tapi, tetap saja diamankan anggota kita, memang ada juga yang berhasil melarikan diri. Dan, terhadap 39 sepeda motor yang diamankan tersebut saya perintahkan untuk diberikan surat tilang semuanya karena melanggar ketentuan,” tegas Kapolres.

Selain diberikan surat tilang, lanjut Kapolres, juga kepada setiap orang tua untuk datang ke Polres Karimun untuk menandatangani surat pernyataan yang disiapkan oleh polisi. Inti dari surat tersebut bahwa orang tua berjanji untuk melarang anaknya untuk melakukan aksi balap liar. Termasuk juga penonton yang terjaring, orang tuanya harus tandatangan pernyataan yang melarang anaknya untuk nonton balap liar. Surat pernyataan ini akan masuk dalam pendataan, jika terjaring lagi akan akan dikenakan sanksi yang lebih tegas lagi. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar