Cuaca Memburuk Hambat Latihan Layar

441
Pesona Indonesia
Atlet layar Kepri, Maznun saat sedang berlatih di pantai Nongsa Point Marina beberapa hari yang lalu. F. Ist
Atlet layar Kepri, Maznun saat sedang berlatih di pantai Nongsa Point Marina beberapa hari yang lalu. F. Ist

batampos.co.id – Menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat yang hanya tinggal kurang dari tiga bulan lagi, sebanyak tujuh atlet yang disiapkan Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kepri saat ini masih terus melakukan latihan rutin di Pantai Nongsa Point Marina.

Pelatih layar Kepri, Weng Samsi menyatakan, latihan setiap hari dilakukan atletnya, termasuk dibulan puasa ini. “Latihan tetap seperti biasa, hanya intensitasnya disesuaikan dengan kondisi atlet yang menjalani puasa,” ujarnya kepada Batam Pos, Senin (13/6).

Weng mengaku tidak ingin memforsir kondisi fisik anak-anak saat ini. Agar kondisi fisik atlet tetap prima saat puasa, latihan tetap diberikan dengan mengurangi intensitas waktu latihan.

Latihan yang dilakukan selama bulan puasa adalah berupa latihan fisik dengan lari pada pagi hari. Kemudian latihan teknik dilakukan saat turun ke laut pada sore hari.

Olahraga layar ini memang tergantung cuaca. Akhir-akhir ini kondisi cuaca di Kepri memang kurang bersahabat, namun hal ini tidak terlalu berpengaruh terhadap latihan layar. “Sekali layar terkembang, pantang surut kebelakang,” tutur Weng.

Pernyataan pelatih ini juga diakui atlet layar Kepri, Maznun. “Latihan tetap seperti biasa, namun karena puasa, Pak Weng tidak marah-marah seperti biasa,” ucapnya.

Ia mengatakan, pelatih Weng merupakan pelatih dengan tipikal yang meledak-ledak saat melatih kami. “Tak jarang beliau kerap memarahi dan membentak kami, bila ada dari kami yang tidak sesuai dengan arahannya,” ungkap Maznun.

Meski demikian, ia dan rekan-rekannya tetap menaruh hormat dan respek pada pelatih Weng. Terkait cuaca yang kurang bersahabat akhir-akhir ini, Maznun dkk tetap mempercayakannya kepada pelatih Weng. “Kalau disuruh ke laut, kita laksanakan, Pak Weng lebih tahu kondisi laut yang aman untuk berlayar,” pungkas Maznun. (cr16)

Respon Anda?

komentar