SMKN I Cegah Aksi Kriminal Jalanan Dengan Perketat Pengawasan Terhadap Siswa

545
Pesona Indonesia
Ratusan calon siswa baru antri mendaftar di SMK N 1 Batam di Batuaji, Senin (13/6). F. Dalil Harahap/Batam Pos
Ratusan calon siswa baru antri mendaftar di SMK N 1 Batam di Batuaji, Senin (13/6). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pihak sekolah mulai resah dengan maraknya aksi kriminal jalanan seperti begal, jambret dan geng motor kriminal yang melibatkan anak-anak usia sekolah. Sekolah pun memberikan peringatan kepada siswa mereka agar tidak boleh terlibat dalam kelompok kriminal jalanan tersebut dengan alasan apapun.

Sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN) I Batam di Batuaji misalkan telah mengeluarkan peringatan keras kepada semua siswanya agar tidak terjerumus ke dalam kelompok tersebut. Peringatakan itu juga disampaikan kepada orangtua siswa agar ketat mengawasi aktifitas anak-anak mereka di luar jam sekolah. “Tidak ada alasan membenarkan anak untuk ugal-ugalan di jalan, begal, masuk geng motor kriminal dan tindakan-tindakan kriminal lainnya. Kami juga minta peran aktif masyarakat untuk sama-sama mengawasi. Jika lihat anak didik kami yang masih mengenakan seragam sekolah (SMKN I) silahkan foto dan laporkan ke kami,” kata kepala SMKN I Batam, Lea Indrawijaya.

Jika ada siswa SMKN I Batam yang kedapatan terlibat dalam kelompok geng motor kriminal atau tindakan kriminal lainnya, kata Lea, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Pertama akan kami panggil orangtuanya jika pelanggarannya berat akan dikeluarkan dan jika berurusan dengan hukum kami akan serahkan yang bersangkutan untuk dihukum,” kata Lea.

Untuk itu Lea menghimbau, agar orangtua siswa lebih ketat lagi mengawasi anak mereka di rumah. “Jangan kasih kesempatan anak untuk berhura-hura di luar jam sekolah karena bisa terpengaruh nantinya,”kata Lea.

Kepada siswanya sendiri, Lea berharap agar jangan sekali-kali melibatkan diri dalam kegiatan yang melanggar hukum dalam bentuk apapun. “Karena di sekolah kami juga puya tim pengawas sendiri dan kalau ketahuan sanksi menanti kalian,” imbau Lea. (eja)

Respon Anda?

komentar