Wabup: Penerimaan Siswa Baru Tak Dipungut Biaya

281
Pesona Indonesia
SMPN I Karimun, ketika membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) selama dua hari. foto:tri haryono/batampos
SMPN I Karimun, ketika membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB) selama dua hari. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Wakil Bupati Karimun H Anwar Hasyim mengingkatkan, kepada seluruh Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak dipungut bayaran alias gratis. Apabila kedapatan, maka yang dirugikan masyarakat itu sendiri dan menghambat proses 9 tahun pendidikan.

”Pokoknya, penerimaan siswa baru tidak ada dipungut biaya. Ikuti aturan yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan Karimun, jangan sampai ada aduan masyarakat ke Pemkab Karimun,” jelas orang nomor dua di bumi berazam ini, usai melaksanakan shalat tarawih di masjid Al Huda, Minggu (12/6) malam lalu.

Lanjutnya, selama ini masyarakat salah pengertian bahwa yang dipungut iuran di setiap sekolah adalah kebutuhan anak didik itu sendiri. Seperti, baju seragam, baju kurung beberapa stel supaya seragam di masing-masing sekolah. Namun, ada juga yang beli di luar untuk baju seragam yang biasa saja.

”Intinya, anak-anak kita wajib sekolah sembilan tahun. Sedangkan, jumlah kouta sekolah untuk penerimaan siswa baru sudah mencukupi baik negeri maupun swasta,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, pada penerimaan siswa tahun ini jumlah sekolah untuk tingkat SMA/Sederajat ada 32 sekolah se Kabupaten Karimun termasuk swasta, diantaranya SMAN 17 sekolah, MA 5 sekolah, SMK 8 sekolah, SLB 2 sekolah. Kemudian, ditingkat SMP/Sederajat ada 62 sekolah diantaranya SMP 50 sekolah, MTs 10 sekolah, SMPLB 2 sekolah.

Tingkat SD/Sederajat ada 148 sekolah. Untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 122 sekolah, Sekolah Dasar Swasta (SDS) 12 sekolah, MIN/S 11 sekolah, SLB 3 sekolah. Tersebar di Kabupaten Karimun.

”Kalau dilihat dari tahun sebelumnya. Yang penting jangan memaksakan kehendak masuk ke sekolah favorit, cukup jumlah lokal kita untuk ajaran tahun ini, ada beberapa sekolah lagi yang penambahan lokal,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMPN I Karimun Sugianto mengungkapkan, bahwa pihak hanya membuka pendaftaran hanya dua hari saja. Dengan kapasitas 257 siswa. ” Benar hari ini terakhir, kita lakukan selesksi secara ranking dalam penerimaan siswa baru,” singkatnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar