Bantuan Pembangunan RKB Jadi Alokasi Rutin

326
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pembangunan kualitas pendidikan di Provinsi Kepulauan Riau mesti dibarengi dengan pembangunan sarana fisik yang lebih memadai. Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri, Teddy Jun Askara menyepakati hal tersebut. Tak heran, kata dia, bilamana dalam pembahasan anggaran pendidikan saban tahun, alokasi bantuan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) jadi prioritas.

“Kalau tidak ada kelasnya, mau belajar dimana anak-anak itu. Rutin setiap tahun ada alokasi RKB itu,” kata Teddy, Selasa (14/6).

Alokasi bantuan penambahan RKB, sambung Teddy, tidak sebatas di sekolah-sekolah di daerah pesisir. Di daerah perkotaan pun mendapat perhatian yang sama. Beberapa waktu lalu, kata dia, juga baru saja dilaksanakan pembangunan RKB sekolah dasar di Kelurahan Kampung Bugis, Tanjungpinang.

“RKB ini tidak hanya tentang menambah kelas baru. Tapi juga merenovasi kelas-kelas yang tidak layak lagi,” ungkapnya.

Karena memang perataan, sambung politisi muda Golkar ini, seluruh jenjang pendidikan pun mendapatkan bantuan RKB. Nominalnya berapa, Teddy tidak begitu mengingat secara rinci. “Yang jelas ada dan banyak kok angkanya. Bantuan ini kan buat SD sampai SMA,” ujarnya.

Penambahan RKB memang sudah semestinya jadi agenda rutin. Teddy mengungkapkan, setiap tahunnya jumlah penduduk juga terus bertambah. Bila tidak diimbangi dengan pembangunan sarana belajar yang memadai, dikhawatirkan ada anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan.

“Jangan sampai lagi ada anak Kepri yang tidak sekolah. Apalagi cuma karena tidak ada kelas. Kami di Komisi IV sangat intens terhadap pembangunan kualitas pendidikan di Kepri ini,” pungkasnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar