Disperindag Bantu Pelaku UMKM Pasarkan Produk di Hypermart

499
Pesona Indonesia
Keripik Kotaku salah satu produk UMKM di Tanjungpinang. foto:net
Keripik Kotaku salah satu produk UMKM di Tanjungpinang. foto:net

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinangmelalui Dinas Perindustrian Perdagangan Ekonomi Kreatif dan Penanaman Modal (Disperindag-Ekraf dan PM) Kota Tanjungpinang berupaya membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), supaya produk UMKM dapat masuk ke Hypermart Tanjungpinang City Center.

Tahap awal yang dilakukan, yaitu mempertemukan para pelaku UMKM dengan pihak Hypermart TCC dalam Program Kemitraan Toko Modern dengan Pelaku Usaha Industri Kecil Menengah, yang digelar di Dinsosnaker Kota Tanjungpinang.

“Dalam hal ini kami mencoba memfasilitasi, supaya produk UMKM dapat dipasarkan di Hypermart,” ujar Kepala Disperindag-Ekraf dan PM Kota Tanjungpinang, Suyatno, Selasa (14/6).

Suyatno juga mengatakan, program kemitraan seperti yang terjalin antara Hypermart dengan UMKM Tanjungpinang telah diatur dalam Permendag No 70 tahun 2013, tentang kewajiban toko modern untuk memasarkan produk UMKM.

Suyatno menyadari tentunya akan ada syarat dari Hypermart terhadap produk UMKM. “Seperti misalkan masih kurang di kemasan. Maka itu akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Terkait UMKM, dikatakan Suyatno ada sekira 200 pelaku UMKM yang ada di Kota Tanjungpinang. Tapi jumlah tersebut akan kembali diverifikasi

Sementara, Manager Operasional Hypermart TCC, Slamet Riyanto mengatakan, produk UMKM dapat masuk ke Hypermart dengan beberapa syarat legalitas. Seperti harus memiliki izin edar, PIRT, BPOM, label Halal. “Tapi tetap Hypermart menyediakan ruang bagi produk UMKM,” ujarnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar