Ke Malaysia lewat Jalur Resmi, ke Batam lewat Pelabuhan Tikus, Rupanya Bawa Sabu

870
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pria yang mengaku sebagai kurir tertangkap tangan membawa narkoba jenis sabu seberat 18 kg dari Malaysia.

Ia tertangkap di salah satu pelabuhan tikus di Pulau Batam ini.

KaSat Narkoba Polres Barelang Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kompol Suhardi Hery, menuturan sabu seberat 18 kg itu dibawa oleh pelaku berinisial Mm dibawa dari Malaysia.

Tersangka akan memasukan barang haram tersebut melalui pelabuhan tikus di Nongsa, pada Senin (14/6).

Informasi ini bermula dari masyarakat setempat. Dimana di lokasi itu warga melihat kapal yang mencurigakan hendak bersandar.

“Saat dicurigai, kami langsung melakukan pemeriksaan,” ujar Suhardi, Selasa (14/6).

Dikatakan Suhardi, Mm membawa barang haram tersebut dengan menumpangi kapal penyelundup orang atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia. Pria 44 tahun ini menyembunyikan 3 paket sabu itu diselangkangan dan jaket.

“Saat didekati, tersangka kabur. Dan kami lakukan penyergapan,” tutur Suhardi.

Pria asal Bangkalan Madura itu diketahui masuk ke Malaysia melalui jalur resmi.

“Sekembali dari Malaysia melewati pelabuhan tikus dengan membawa sabu,” terangnya.

Suhardi menegaskan pihaknya masih meyelidiki penangkapan tersebut. Sejauh ini, Mm hanya mengaku sebagai kurir dan membawa barang haram itu kepada pemesannya di Batam.

“Masih kami kembangkan, siapa yang punya barang dan tujuannya,” tutup Suhardi. (opi/iil/JPG)

Respon Anda?

komentar