Kepulauan Meranti Riau Butuh 27 Guru Pulau Terluar

263
Pesona Indonesia
Ilustrasi guru sedang mengajar. Foto: istimewa/arrahmah.com
Ilustrasi guru sedang mengajar. Foto: istimewa/arrahmah.com

batampos.co.id – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kepulauan Meranti tahun 2016 ini mengusulkan 27 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus untuk Guru Garis Depan (GGD).

Hal itu sesuai dengan edaran kementerian pendidikan untuk mengisi kekosongan para guru di pulau-pulau terluar yang ada di Indonesia.

Kepala Bidang Mutasi BKPP Kepulauan Meranti, Widodo, didampingi Kasubid Pengadaan Pegawai, Harmaini menjelaskan pengadaan GGD tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 2066/A.A3/KP/2016, Tentang Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Guru Garis Depan Tahun 2016.

”Ini khusus bagi daerah-daerah yang memilki pulau terluar. Termasuk Kepulauan Meranti yang beberapa pulaunya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia,” ujarnya, Selasa (14/6/2016).

Widodo menyampaikan, Memorandum of Uderstanding (MoU) Pemkab Meranti bersama Kementerian Pendidikan terkait pengadaan GGD tersebut juga sudah dilakukan.

”MoU-nya sudah ditadatangani langsung oleh Bupati Meranti, Irwan di Hotel Grand Sahid Jakarta bulan lalu,” jelasnya.

Namun peluang anak-anak tempatan yang akan mengisi formasi tersebut sangat kecil, dikarenakan sejumlah persyaratan baku dari Kementerian. Di antaranya harus telah lulus dari LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan), mengikuti seleksi Program SM-3T (Sarjana Mengajar di daerah 3T – Terdepan, Terluar, dan Tertinggal), memberikan pengabdian selama satu tahun di daerah 3 T.

Mengikuti UTL dan UTN (Ujian Tulis LPTK dan Ujian Tulis Nasional) sehingga mendapatkan Sertifikat Pendidik dan ikut seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) formasi khusus.
”Mengingat persyaratan itu, kita pesimis anak-anak tempatan bisa lulus dalam formasi GGD tersebut,” kata Harmaini. (amn/RPG)

Respon Anda?

komentar