Mahatir Hengkang, Najib Lansung Gelontorkan Dana Segar untuk Proton

528
Pesona Indonesia
Najib memeriksa mobil dinas barunya buatan Proton dengan plat W 11 N. Foto: Bernama
Najib memeriksa mobil dinas barunya Proton Perdana dengan plat W 11 N. Foto: Bernama

batampos.co.id – Kejayaan mobil keluaran perusahaan otomotif Malaysia, Proton Holdings Bhd, itu bakal segera tiba. Sebab, tak ada lagi pengaruh mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad di sana.

Begitu kata PM Malaysia Najib Razak ketika merilis perdana tipe terbaru Proton, Selasa (14/6/2016).

April lalu atau sebulan setelah Mahathir mundur dari posisi sebagai chairman di Proton, pemerintah Malaysia setuju untuk menyuntikkan dana lumayan besar kepada perusahaan yang tengah goyah tersebut. Yakni, MYR 1,5 miliar (sekitar Rp 4,9 triliun) secara bertahap. Kucuran sebesar 300 juta ringgit (Rp 978,2 miliar) sudah diberikan.

”Pinjaman ini bukan cek kosong,” ujar Najib.

Dia menambahkan, era keemasan Proton diharapkan kembali setelah Mahathir keluar gara-gara terus-menerus bentrok dengan Najib. Mahathir kerap mengkritik skandal korupsi yang membelit Najib.

”Kini saya dengan senang hati mengumumkan bahwa ada perubahan signifikan di level atas Proton. Era intervensi politik Mahathir di Proton telah berakhir,” terang Najib.

Suami Rosmah Mansor itu mengungkapkan, pemerintah harus terjun sekali lagi untuk membenahi Proton. Langkah tersebut juga diambil agar orang-orang di Proton bisa tetap bekerja.

Menurut Najib, selama tiga dekade ini pemerintah telah menyediakan anggaran sebesar 14 miliar ringgit (Rp 45,7 triliun) untuk Proton. Namun, penjualan Proton justru terus turun.

Dengan bantuan yang disediakan saat ini, Proton membangun dua pabrik. Jika sudah selesai, dua pabrik baru itu mampu memproduksi 400 ribu unit mobil per tahun.

Namun, tentu saja Proton harus menggenjot penjualan, bukan hanya produksi. Sebab, tahun lalu Proton hanya mampu menjual 102 ribu mobil. (AFP/The Star/sha/c11/any)

Respon Anda?

komentar