Pasukan Garuda di Lebanon Tetap Puasa dan Salat Tarawih

469
Pesona Indonesia
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) tadarrusan usai Salat Tarawih di Masjid “Soedirman Camp”, Base Camp Pasukan Garuda, Naqoura, Lebanon Selatan. FOTO: DOK.TNI for JPNN.com
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) tadarrusan usai Salat Tarawih di Masjid “Soedirman Camp”, Base Camp Pasukan Garuda, Naqoura, Lebanon Selatan. FOTO: DOK.TNI for JPNN.com

batampos.co.id -Bertugas di daerah konflik seperti Lebanon, tak membuat prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) melupakan bulan suci Ramadan. Mereka tetap menjalankan ibadah puasa, salat tarawih, dan tadarrus Alquran.

Ya, TNI yang ditugaskan di Naqoura, Lebanon Selatan, tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Satgas Konga) Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon).

Salat Tarawih mereka laksanakan di Masjid “Soedirman Camp”, yaitu Base Camp Pasukan Garuda, Naqoura, Lebanon Selatan. Para prajurit ini tetap rutin melaksanakan salat tarawih setiap harinya selama Ramadan.

Komandan Kontingen Garuda Unifil Kolonel Kav Jala Argananto mengatakan salat tarawih yang dilaksanakan di Soedirman Camp tidak hanya dihadiri oleh prajurit TNI saja. Salah tarawih juga juga diikuti personel pasukan pemelihara perdamaian PBB dari sejumlah negara yang beragama Islam. Di antaranya Bangladesh, Ghana, India, Tanzania, Malaysia, Nepal, Prancis ,dan Srilanka.

Kolonel Jala Argananto juga menyampaikan Ramadan adalah bulan penuh hikmah yang sangat dirindukan umat Islam. Seluruh umat Islam di dunia mengisi bulan Ramadan ini dengan penuh khusyuk dalam menjalankan ibadah.

“Seperti janji Allah SWT di Alquran bahwa puasa Ramadan melatih keimanan kita supaya sampai pada derajat tertinggi yaitu taqwa, dan Allah memberikan balasan surga untuk hamba-Nya yang bertaqwa,” katanya seperti dilansir dalam siaran pers Puspen TNI.

Sementara itu, Muhammad Nadib dari Kontingen Srilanka mengatakan Ramadan tahun ini sangat berarti, karena merupakan satu-satunya muslim dari Kontingen Srilanka.

“Saya bisa bergabung dengan teman-teman dari Indonesia di masjid Soedirman Camp ini. Khususnya untuk Kontingen Indonesia saya secara pribadi mengucapkan banyak terima kasih, karena dapat memfasilitasi ibadah Ramadan ini mulai dari buka puasa sampai dengan rangkaian ibadah Tarawih setiap harinya,” kata Nadid.(fri/jpnn)

Respon Anda?

komentar